Penerapan PPKM, Tim Gabungan Polresto Depok Sekat 5 Titik Jalan Utama

0
Penyekatan di Tugu Jam Perempatan Jalan Raya Margonda – Kartini, Tole Iskandar.

Depok – Kondisi Kota Depok atas penyebaran Covid-19 sekarang semakin parah bahkan masuk zona merah sehingga perlu diikuti aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diminta pemerintah pusat.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan, di Kota Depok sendiri untuk penerapan PPKM sebagai upaya pengetatan penyebaran Covid-19, Tim gabungan Polres Metro Depok melakukan penyekatan di lima titik jalan utama Kota Depok

“penyekatan ini dilakukan agar warga yang tidak memiliki aktivitas kerja diam di rumah saja dengan cara memutar balik semua kendaraan baik dari maupun keluar Kota Depok, ” katanya didampingi Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Metro Depok AKBP Ojo Ruslani dan Kanit Kamael Satlantas Depok AKP Elly Padiansari, Senin (5/7).

Dikatakannya, Kegiatan ini tentunya untuk melakukan pembatasan mobilitas masyarakat yang tidak memiliki keperluan penting dan lainnya agar patuh serta mengikuti aturan PPKM Darurat.

“di setiap pos penyekatan dengan memasang pagar warna orange di tengah semua kendaraan diputar balik atau arah kembali”,ujar Kompol Imran.

Kondisi Kota Depok atas penyebaran Covid-19 mengalami peningkatan semakin parah bahkan masuk zona merah sehingga perlu diikuti aturan PPKM darurat yang diminta pemerintah pusat.

“Untuk mengembalikan keadaan normal atau. Kembali ke zona hijau tentunya sangat dibutuhkan peran serta masyarakat. Jika tidak ada keperluan penting dan mendesak lebih baik di rumah saja, ” katanya.

Adapun penyekatan lima titik jalan utama di Kota Depok antara lain, pertigaan pintu masuk Jl. Raya Kartini menuju Jl. Raya Boulevard kawasan Grand Depok City (GDC), pertigaan Jl. Raya Dewi Sartika dan Jl. Raya Kartini menuju Jl. Raya Margonda, sekitar Bundaran Flay Over UI, Jl. Raya Bogor di depan kawasan Cilangkap dan depan Perumahan Bumi Sawangan Indah (BSI), Kec. Sawangan. (dot)