Pengangguran di Kota Depok Tinggi, Capai 6,6 Persen

0

DEPOK – Pengangguran di Kota Depok termasuk tinggi, mencapai angkan 6,6 persen. Ini lebih tinggi dari angka nasional, sehingga harus di treatment secara baik.

Hal tersebut dikatakan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri saat menghadiri gelar produk Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) di Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok, Jumat (18/01/2019).

Di Indonesia, kata dia, angka pengangguran mengalami penurunan. Saat ini telah menjadi 5,3 persen dari sekitar 5,61 persen.

“Kita akan terus turunkan hingga di kisaran 5 persen. Itu angka pengangguran terendah sejak Indonesia reformasi loh,” kata Hanif.

Menurutnya, pemerintah akan terus mendorong tumbuhnya ekonomi, serta mendorong tumbuhnya lapangan kerja dan sekaligus inovasi-inovasi dari usaha kecil menengah.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pada penguatan SDM, dengan melakukan berbagai bentuk pelatihan yang difasilitasi pemerintah, serta medorong masyarakat berinovasi sendiri. Bagaimana agar karya dan produk yang muncul benar-benar memiliki daya saing yang baik di pasaran.

“Pemerintah mengajak masyarakat berkolaborasi agar satu sama lain bisa mendorong, agar satu sama lain bisa membangun jaringan yang luas, pemasaran, dan pemanfaatan,” kata Hanif.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemerintah juga memfasilitasi tumbuh dan berkembangnya ekonomi Indonesia, lewat fasilitas kredit usaha rakyat yang bunganya terus diturunkan dari tahun ke tahun, sampai bunganya 7 persen.

“Pemerintah juga memfasilitasi penurunan pajak UMKM, yang tadinya sekitar 1 persen, turun menjadi 0,5 persen. Kemudian fasilitas peningkatan skill, latihan kewirausahaan dan bantuan tepat guna dan sebagainya. Jadi pemerintah membuka diri untuk bekerja sama dengan kelompok dalam masyarakat,” kata Hanif. (Dot/Boy)