Penggiat Anti Korupsi : Banyak Pembangunan Molor, Kontraktor Nakal Harus dikenakan Sanksi

0


Penggiat Pemantau Anti Korupsi Kota Depok Ivan M. SH Pelaksanaan Pekejaan Pembangunan yang digelar Dinas PUPR Depok banyak yang molor tidak sesuai dengan masa kerja yang sudah ditentukan

Menurut Ivan pelaksanaan Pekerjaan tersebut masih ada dibawah 80 persen, saya nilai pekerjaan Pembangunan yang digelar DPUPR diakhir tahun 2019 bakal tidak bisa Capai hingga 100 persen.

“Hal ini dilihat pada proses pelaksanaan pekerjaan dilapangan, dimana terlihat pelaksana baru mulai kerja sekitar 1 minggu.”, ujar Ivan dibalaikota Depok (20/12).

Di Kali licin masih terlihat U dith bertebaran dan gundukan pasir.

Apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan, aliran sungai naik. salah satu contoh kali pesanggrahan, apakah pelaksanaan pekerjaan tersbut bisa mencapai progres 100 persen hingga diakhir tahun desember 2019 ini.

“Sangat di sayangkan ketika pelaksana dikejar oleh waktu, pekerjaan yang tergesa gesa akan menghasilkan kwalitas yang di ragukan”. Ujarnya

Dirinya berharap tahun 2020 ada perubahan dimana tender dapat dilaksanakan pada bulan mei supaya pelaksaan dapat dikerjakan bulan juni.

“Bagi kontraktor yang nakal tidak bisa maksimal dalam pelaksanaan pekerjaannya minimal harus dikenakan sanksi atau dibacklist”, papar Ivan.(dot)