PENTINGNYA MENEJEMEN RISIKO

0

Oleh ; Nelly Sumarni mahasiswa STEI SEBI,

Manajemen risiko adalah segala proses kegiatan yang dilakukan semata untuk meminimalkan bahkan mencegah terjadinya risiko perusahaan. Di dalamnya ada kegiatan identifikasi, perencanaan, strategi, tindakan, pengawasan dan evaluasi terhadap hal-hal negatif yang kemungkinan akan menimpa usaha.

Menejemen risiko itu penting bahkan wajib harus dilakukan oleh sebuah perusahan setidaknya ada enam alasan yaitu menejemen risiko berguna untuk :

Melindungi perusahaan
Meningkatkan kinerja perusahaan
Sarana komunikasi dengan stakeholder
Perusahaan menjadi lebih proaktip
Mencegah kecelakaan kerja
Mengevaluasi aktivitas perusahaan

Dalam menejemen risiko ini yang dapat melindungi sebuah perusahaan dari kerugian, dari kebangkrutan, atau yang lebih parah dari risiko tutup usahanya. Pertanyaan nya ko bisa menejemen risiko ini melindungi perusahaan? Bagaimana caranya? Ya, karna di dalam menejemen risiko kita memprediksi risiko yang akan datang dimasa depan. Setelah kita mengidentifikasi dan memprediksi risiko yang akan terjadi dimasa depa, maka kita akan membuat yang nama nya mitigasi risiko kita aka membuat program untuk mengurangi risiko kita akan mencegah risiko itu terjadi mencegah dampaknya menjadi semakin besar dengan apa? Dengan menejemen risiko ini.

Yang selanjutnya menejemen risiko itu penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan jadi jika kita berbicara tentang kerugian, kerugian itu tidak hanya berbicara tentang angka atau uang tapi kerugian itu bisa tentang hilang nya sebuah reputasi. Beberapa contoh kasus misalnya tentang pembobolan ATM atau penyimpanan data yang tidak aman. Kita tidak berbicara hanya tentang uang yang hilang tetapi tentang kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan itu juga menjadi pertimbangan dari para pihak menejemen ketika mereka melakukan atau mengelola risiko bahwa ada dampak kerugian yang tidak hanya secara ekonomi tetapi rugi secara tidak ekonomipun harus dipertimbangkan sehingga harus dilakukanya menejemen risiko untuk meningkatkan kinerja perusahaan dalam arti orang-orang yang memiliki job desk tersebut harus memiliki tanggung jawab sama-sama menjalankan tugasnya supaya bisa menjamin. Misalkan perusahaanya tentang jasa perbankan dan bisa menjamin bahwa uang nasabah nya aman dan bisa menjamin data-data yang dimiliki nasabah bisa aman dan ini yang dilakukan menejemen risiko.

Selanjutnya menejemen risiko tentang sarana komunikasi dengan stakeholder. Jadi jika berbicara tentang stakeholder nya perusahaan itu bukan hanya tentang menejemen akan tetapi kita juga berbicara tentang customer, investor, dewan direksi, kemudian kariyawan. Jadi yang perlu dijamin bahwa ketika mereka menginvestasikan uang bahwa sebuah perusahaan tersebut telah melakukan menejemen risiko sehingga risiko pengembalianya lebih maksimal karna menejemen telah melakukan menejemen risikonya dengan baik.

Kemudian menejemen risiko tentang perusahaan menjadi lebih proaktip kenapa? Karena menejemen risiko ini membahas tentang masa depan dalam arti dia melakukan upaya pencegahan makanya sebuah perusahaan menjadi proaktif bukan reaktif. Maksudnya reaktif itu bagaimana? Jadi reaktif itu jika sudah terjadi baru dia membuat langkah dan yang dia lakukan adalah aksi akan tetapi jika dia melakukan menejemen risiko maka yang perusahaan lakukan adalah upaya pencegahannya perusahaan memprediksi kemungkinan yang akan muncul kemudian sebuah perusahaan akan membuat mitigasi nya atau sekenario untuk memitigasi sebuah masalah tersebut.