Pentingnya Negosiasi

0

Sering sekali kita mendengar kata negosiasi. Dalam bidang pendidikan, pekerjaan, maupun bisnis. Karena manfaat dari negosiasi menciptakan suatu jalinan kerja sama antara satu pihak lainnya untuk dapat mencapai tujuan masing-masing. Negosiasi akan bermanfaat bagi terciptanya suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan bagi semua pihak yang akan bernegosiasi.

Proses negosiasi menjadi hal yang penting dalam menunjang kemajuan sebuah bisnis. Negosiasi digunakan untuk menjebatani kepentingan yang berbeda, antara produsen dengan konsumen. Seorang negosiator harus dapat mempersuasi lawan bicara, agar mereka dapat mengikuti kemauan negosiator tanpa mereka sadari. Contohnya dalam bisnis adalah, misal kita sedang berada dipasar dan akan membeli beberapa pakaian, harga pakaian yang ditawarkan penjual adalah Rp. 150.000 sedangkan kita nego menjadi Rp. 120.000, maka disana akan ada negosiasi antara penjual dan pembeli yang akan mencapai kesepakatan dibeli atau tidaknya pakaian yg ditawarkan penjual.

Contoh lain dari negosiasi juga ada wawancara antara calon karyawan dengan pihak perusahaan, disitu kita akan mencapai kesepakatan diterima atau tidaknya calaon karyawan untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Dalam hal negosiasi kita juga harus memperhatiakan kalimat yang akan dilontarkan ketika kita sedang bernegosiasi, kalimat yang sopan dan santun, lembut, serta tidak ada unsur menyakiti hati salah satu pihak yang bernegosiasi. Terlebih jika ada penolakan dalam bernegosiasi maka kalimatnya haruslah tidak menyinggung perasaan yang akan ditolak saat bernegosiasi. Misalnya, “Sesungguhnya anda sudah memenuhi kriteria, namun ada hal yang menurut perusahaan kurang yang tidak bisa saya sebutkan, jadi saya mohon maaf atas penolakannya dan semoga kedepannya kita bisa bertemu dilain kesempatan yang lebih baik lagi.” Berikut kalimat penolakan yang sopan dan tegas serta tidak menginggung satu pihak saat kita bernegosiasi dalam wawancara kerja perusahaan.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam proses negosiasi, salah satunya melalui komunikasi terarah uang dilakukan dengan cara berdiskusi. Negosiasi yang baik harus dilakukan oleh seseorang yang memahami kapan harus melakukan negosiasi dan kapan harus berhenti berbicara untuk mendengarkan pendapat yang disampaikan pihak lainnya. Agar lebih efektif ada baiknya negosiasi dilakukan oleh seseorang yang memiliki skill negosiasi yang baik, jika kita mengandalkan seorang negosiator yang andal dan sudah memahami lingkup negosiasi maka hasil yang akan dicapai pun akan bagus dan memuaskan semua pihak yang bernegosiasi, begitupun sebaliknya.

Adapun cara agar negosiasi kita mencapai hasil yang maksimal, sebagai berikut.

Lakukan persiapan sebelum bernegosiasi, persiapan adalah kunci negosiasi yang dibutuhkan oleh kita serta untuk menghindari hal-hal yang mendadak.

Ketahui dan pelajari apa yang menjadi nilai kita, kita harus memahami betapa pentingnya nilai yang ada dalam diri seseorang sebagai penentu untuk sebuah hasil yang diharapkan.

Kita juga harus tahu, kapan waktu yang tepat untuk bertindak dan kapan kita harus berdiam. Ketika kita berusaha dan berambisi untuk memenangkan negosiasi pada saat yang tidak tepat, kita bisa saja kehilangan kesempatan untuk memenangkan negosiasi.

Hindari memberikan pengorbanan atau kompromi, ketika kita bernegosiasi tentang harga , maka yang harus kita lakukan adalah tetap fokus dan konsisten pada satu tujuan akhir, dan apapun kondisinya kita harus mengusahakan untuk tidak memberikan kompromi.

Menggunakan bahasa tubuh. Sekalipun berbicara dan mengungkapkan maksud berupa kata-kata masih penting dilakukan, tapi jangan pernah melupakan tentang komunikasi non verbal yang bisa kita lakukan. Bahasa tubuh masih memiliki peran penting dalam setiap usaha menyampaikan maksud dan tujuan setiap tindakan.

Seorang pebisnis yang memiliki kemampuan negosiasi yang mengagumkan yaitu Steve Jobs. Salah satu tokoh teknologi dunia paling penting awal abad 21 pendiri sekaligus CEO Apple. Jobs merupakan pionir dari berbagai produk berteknolohi tinggi berbasis komputasi. Sebagai negosiator, ia sering menjadi penentu utama keberhasilan perusahaan mencapai kesepakatan kerja sama dengan pihak lain. Sebagai contohnya, Jobs pernah melakukan negosiasi dengan eksekutif perusahaan konsultan telekomunikasi Adventis, Raj Aggarwal. “Jobs bertemu sendiri dengan CEO masing-masing operator. Saya terkesan dengan bagaimana besarnya keinginan Jobs untuk meninggalkan jejaknya pada setiap aktivitas perusahaan.” kata Aggarwal.

Penulis
Cita Permatasari, Mahasiswa STEI SEBI.