PERAN EKONOMI ISLAM DI MASA PANDEMI

0

COVID-19 menjadi suatu wabah yang sangat membahayakan bagi dunia saat ini khusunya warga indonesia sendiri, terdapat 32.033 kasus Covid-19 di indonesia ,bertambah 847.

Pada hari Jumat (8/5/2020) Juru bicara pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianyo telah memeberikan keterangan di jumpa pers senin sore di Graha BNPB Jakarta. Pemerintah dalam hal ini menyatakan bahwa masih terjadi penularan Virus corona yang menyebabkan kasus COVID-19 semakin bertambah.

Berdasarkan data yang masuk hingga Senin (8/6/2020) pukul 12.00 dalam 24 jam terakhir, sehingga tercatat 32.033 kasus Covid-19 di tanah air, terhitung sejak kasus pertama di umumkan pada 2 Maret 2020.

Dengan adanya wabah COVID-19 banyak sekali dampak yang di timbukan pandemic COVID-19, dampak ini merata di segala bidang, khususnya pada perekonomian, guncangan pada sektor ekonomi sangat di rasakan oleh seluruh negara.

Kebijakan baru terus di keluarkan oleh pemerintah di antaranya kebijakan kerja di rumah, sekolah dirumah, ibadah dirumah hal ini pemerintah tegaskan agar seluruh masyarakatnya tetap berada di rumah agar meminimalisir bertambahnya korban COVID-19 selanjutnya, dengan hal ini pastinya pemerintah akan fokus pada bidang kesehatan.

“konsumsi rumah tangga menurun akibat penurunan aktivitas ekonomi di kuartal II 2020 yang menyebabkan pendapatan masyarakat menurun, karena dalam kondisi hal seperti ini daya beli masyarakatpun akan semakin menurun dalam pandangan secara umum,” kata josuab kepada kontan.co.id selasa(9/6/2020).

Penurunan daya beli masyarakat menurun hal ini di picu oleh penerapan kebijakan pemerintah atas pembatasan sosial berskala besar(PSBB) di sejumlah daerah dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Perekonomian semakin menurun jika daya beli mayarakat menurun maka omset yang dihasilkan oleh pembisnis akan semakin menurun, hal ini tidak bisa di biarkan begitu saja perlu adanya terobosan baru yang dilakukan oleh masyarakat khususnya para ekonomi islam.

Seperti yang dilakukan mahasiswa dan mahasiswi dari STEI SEBI kampus ekonomi islam yang ada di Depok tepatnya di Jl raya Bojongsari, Curug, Sawangan, Indonesia 16517, mahasiswa dan mahasiswi melakukan trobosan baru pada saat pandemi COVID-19, terdapat SEBI Social Fund ini adalah lembaga Ziswaf, lembaga yang memiliki keperdulian besar untuk perekonomian yang ada di indonesia,

STEI SEBI juga telah di amanahi sebagai kampus perkembangan wakaf oleh lembaga zakat indonesia, baik itu didunia pendidikan, sosial salah satunya adalah wakaf buku, wakaf beasiswa bagi yang tidak mampuh maupun dan wakaf infrastuktur di lembaga- lembaga pendidikan, hal ini telah sesuai dengan Surat Keputusan Badan Wakaf Indonesia(BWI) kepada STEI SEBI untuk menjadi nadzir wakaf sejak tahun 2019.

“Semoga dengan komitmen Sebi Social Fund akan meningkatkan dan memperluas kebermanfaatan Wakaf dalam bidang-bidang tersebut.” Ucap Dr. Atabik Luthfi, MA sebagai komisioner Badan Wakaf Indonesia. Hal ini di ungkapkan pada saat TALK SHOW WAKAF , pada tanggal 8 April 2019 di Senayan jakarta.

Program Sebi Social Fund pada bulan april hingga sampai juni dan akan berkelanjutan yaitu mengajak seluruh manyarakat indonesia khusunya agar mau menjadi bagian tercapainya pemerataan dalam ekonomi, maka dari itu diharapkan ada berbagai donatur yang ingin membersamai STEI SEBI dalam program ini di antaranya :

Donatur Zakat Profesi
Donatur Zakat Maal
Donatur Zakat Fitrah
Donatur Zakat infaq/sedekah
Donatur Fidyah
Donatur Satunan Yatim
Donatur Bantuan Sembako Tedampak COVID-19
Donatur program sosial lainya

Program ini juga sangat membantu warga yang terkena dampak COVID-19 yang terjadi saat ini, pasalnya bukan hanya dalam bentuk uang saja tetapi penggalangan donasi ini juga berupa peralatan kesehatan seperti masker, atau Henseniteizer dan juga sembako untuk di bagikan kepada warga yang terkana dampak COVID-19.

Seperti yang kita ketahui berinfaq, bersodaqah adalah suatu kewajiban kita sebagai umat muslim, dan berinfaq tidak akan mengurangi sedikitpun harta yang kita punya, melaikan balasan baginya pahala yang lebih baik seperti yang di jelaskan pada Q.S. AL-Baqarah ayat 274 yang artinya “Orang-orang yang menginfaqkan hartanya malam dan siang hari secara sembunyi- sembunyi maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi tuhanya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak bersedih hati “

Peran ekonomi islam pada saat pandemi ini bukan hanya dimiliki oleh mahasiswa dan mahasiswi STEI SEBI tetapi dari berbagai pihak harus memiliki keperdulian dari mulai pemerintah, pembisnis dan juga pihak lainya. Dengan berbagai cara mulai dari mengadakan kajian-kajian soal ekonomi, soal politik, soal kesehatan, pihak-pihak tersebut banyak mengedukasikan hal-hal yang positif pada saat pandemi saat ini melalui media sosial .

Mengikuti himbuan pemerintah juga termasuk peran ekonomi islam, guna menstabilkan ekonomi masyarakat yang semakin menurun pada saat ini, Wakil presiden Ma’ruf Amin menilai Virus CORONA ini menjadi suatu peluang para ekonom islam khusunya para pembisnis pasanya produk-produk halal dianggapnya akan menjadi pilihan hidup sehat dan alami sesuai protokol kesehatan.

“Di sinilah peluang industri produk halal yang jika di terapkan secara baik, insyaallah dapat menjadi pilihan” Jelas Ma’ruf Amin saat menyampaikan pidato dalam acara Wibinar Nasional UIN Malang secara Virtual, kamis (4/6/2020).

Peran pelaku ekonomi islam akan semakin baik jika usahanya di dukung oleh perkembangan teknologi digital. Sebab ini masyarakat mesti diam di rumah dan mau tidak mau segala transaksi akan di pindahkan pada digital.

Segala usaha dari berbagai pihak tentunya bertujuan untuk kebaikan kita semua dalam menghadapi COVI-19, meminimalisir hal-hal yang negatif terjadi dan juga memaksmalkan agar hal-hal positif terjadi meskipun indonesia bahkan dunia sedang penyusutan dalam berbagai bidang.Tentunya harapan kita semua akan suasana kembali normal dalam kurun waktu secepat mungkin.

Oleh : Siti khoirunnisa
Mahasiswi STEI SEBI , Semester 2 jurusan AKUNTANSI SYARI’AH

Semoga tulisan yang saya kirim dapat menjadi referensi bagi masyarakat dan juga dapat menjadi contoh yang baik sebagai jalan Dakwah kita bersama .Aamiin

IG. sitikhoirunnisaica2