Peran Komunikasi Organisasi dalam Pendidikan Islam

0

Oleh : Uun Agustina, Mahasiswa dari STEI SEBI

PENDAHULUAN

Kegiatan komunikasi sudah menjadi sebagian besar kegiatan kita sehari-hari, mulai antar teman/pribadi, kelompok, organisasi atau massa. Kalau lebih teliti lagi banyak kegagalan dari komunikasi yang kita lakukan. Bisa jadi bentuknya karena tujuan yang kita inginkan belum tercapai. Bukan tujuan komunikasi secara egois.

Tetapi tujuan komunikasi yang lebih pada, tidak adanya saling kesepahaman, belum bertambahnya informasi, serta ada usaha perubahan tingkah laku pada orang atau teman kita itu. Yang terkadang tidak hanya diartikan persetujuan.

Sementara itu, untuk menjalin rasa kemanusiaan yang akrab diperlukan saling pengertian sesama anggota masyarakat. Dalam hal ini faktor komunikasi memainkan peranan yang penting, apalagi bagi manusia modern. Manusia modern yaitu manusia yang cerdas berpikirnya tidak spekulatif tetapi berdasarkan logika dan rasional dalam melaksanakan segala kegiatan dan aktivitasnya. Kegiatan dan aktivitas itu akan terselenggara dengan baik melalui proses komunikasi antar sesama manusia. Komunikasi telah menjadi bagian dari kehidupan manusia.

Untuk keberhasilan suatu komunikasi kita harus mengetahui dan mempelajari unsur-unsur apa saja yang terkandung dalarn proses komunikasi. Minimal unsur-unsur yang diperlukan dalam proses komunikasi adalah sumber (pembicaraan), pesan (message), saluran (channel, media) dan penerima (receiver, audience).

Maka untuk melaksanakan hubungan sesama manusia tersebut perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi dengan orang lain agar suatu hubungan antara manusia, kelompok maupun individu dapat berhasil dengan baik. Komunikasi juga merupakan suatu mekanisme yang menyebabkan adanya hubungan antara sesame manusia. Dalam kehidupan manusia, komunikasi laksana umpama alur dalam dunia yang menjadi action atau perkembangan menjadi suatu dinamika.

Pembahasan

Definisi komunikasi organisasi

Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan peneriman berbagai pesan organisasi dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi untuk mencapaai tujuan bersama.

Komunikasi formal, biasanya terjadi diantara anggota orgnaisasi atau perusahaan yang tata caranya yang telah diatur oleh stuktur organisasinya misalanya dalam rapat kerja perusahaan, konferensi, seminar, kepanitian, dan lainnya.

Komunikasi informal, terjadi di dalam suatu orgnisasi atau perusahaan yang tidak di tentukan dalam stuktur organisasi dan tidak mendapat pengakuan resmi yang mungkin tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi atau perusahaan misalnya, kabar burung, desas-desus, atau kabar yang tidak jelas asal usulnya, dan lain sebagainya.

Ciri umum organisasi

  1. Terdapat kerja sama yang terstuktur
  2. Mempunyai tujuan dan sasaran
  3. Terdapat serta tata tertib yang wajib ditaati
  4. Adanya atasan dan bawahan
  5. Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugast-tugas

Karakteristik komunikasi organisasi

  1. Terjadi komunikasi vertical
  2. Terjaid komunikasi horizontal
  3. Komunikasi dapat terjadi dari satu arah maupun dua arah
  4. Ada pembagian tugas dan peran yang jelas
  5. Umumnya memiliki peserta yang banyak
  6. Ada peraturan yang sifatnya mengikat.

Perbedaan Komunikasi Kelompok dan Komunikasi Organisasi

Dalam prespektif islam komunikasi organisasi dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah al-ittsal yang berasal dari kata wasola yang berarti sampaikan.
Seperti yang terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-Qashas/28: 51
Artinya: “Dan Sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut Perkataan ini (Alquran) kepada mereka agar mereka mendapat pelajaran”.

Fungsi Komunikasi

Fungsi komunikasi dalam organisasi sangatlah penting bagi orang-orang aktif dalam berorganisasi, tidak hanya dalam berorganisasi komunikasi sangat penting bagi orang-orang yang sudah masuk dalalam dunia kerja, kuliah, bahkan berbisnis. Misalnya presentasi dalam menyampaikan laporan kantor, atau presentasi materi kuliah. Dimanapun kita berada entah di pekerjaan, di rumah, bahkan d kuliahan komunikasi sangatlah penting.

Dalam fungsi komunikasi organisasi ada dua fungsi yakni, fungsi khusus dan umum diantaranya:

Fungsi Umum

Komunikasi berfungsi untuk menceritakan informasi terkini mengenai sebagai atau keseluruhan hal yang berkaitannya dngan pekerjaan. terkadang komunikasimerupakan proses pemberian informasi mengenai bagaimana seorang atau sekelompok orang harus mengerjakan satu tugas tertentu. Contohnya: job description.

Komunikasi berfungsi untuk “menjual” gagasan dan ide, pendapat, fakta, termasuk menjual sikap organisasi dan sikap tentang sesuatu yang merupakan subyek layanan. Contohnnya: public relations (humas), pameran, ekspo, dll.

Komunikasi berfungsi untuk meningkatkan kemampuan para karyawan agar mereka bisa belajar dari orang lain (internal), belajar tentang apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dikerjakan orang lain, tentang apa, yang “dijual” atau yang diceritakan oleh orang lain tentang organisasi.

Komunikasi berfungsi untuk menentukan apa dan bagaimana organisasi membagi pekerjaan, atau siapa yang menjadi atasan dan siapa yang menjadi bawahan, besaran kekuasaan dan kewenagan, menentukan bagaimana menangani sejumlah orang, bagaimana memanfaatkan sumber daya, serta mengalokasikan manusia, mesin,metode dan teknik dalam organisasi.

Fungsi khusus

Membuat para karyawan melibatkan diri ke dalam isu-isu organisasi, lalu menerjemahkannya ke dalam tindakan tertentu dibawah sebuah komando.

Membuat para karyawan menciptakan dan menangani relasi antarsesama bagi peningkatan produk organisasi.

Membuat para karyawan memiliki kemampuan untuk menangani atau mengambil keputusan-keputusan dalam suasana yang ambigu dan tidak pasti.

Tujuan komunikasi

Tujuan dalam komunikasi untuk mengembangkan sebuah organisasi yang terdapat di suatu pekerjaan ataupun dalam kuliahan, bahkan dalam berbisnispun sangat di perlukan. Karena dengan tujuan sesuatu yang dapat di targetkan, atau di rencanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Misalnya dalam pekerjaan ada sebuah peraturan yang sudah terstuktur, tujuan dari peraturan tersebut untuk mendsiplinkan sebuah pegawai atau karywan untuk menjadi lebih baik dan menaati peraturan tersebut. Jika dalam perkuliahan biasanya dilakukan ketika pembelajaran bahkan organsasi. Misalanya sebelum pembelajaran dimulai ada peraturan yaitu harus membaca materi sebelum dimulai atau membaca ayat suci al-qur’an. Tujuan komunikasi ini sangat berperan penting bagi wawasan, untuk diterapkan bagi setiap orang yang melakukan aktivitas yang biasanya dilakukan.

Adapun beberapa tujuan utama komunikasi dalam organisasi diantaranya adalah:

Sebagai Tindakan Organisasi.

Komunikasi dalam organisasi bertujuan untuk mengkoordinasikan sebagian atau seluruh tugas dan fungsi organisasi yang di bagi-bagi dalam bagian yang melaksanakan visi dan misi organisasi di bawah pimpinan atau manajer serta bawahan mereka. Tanpa komunikasi, maka organisasi hanya merupakan kumpulan orang – orang yang terbagi dalam tugas dan fungsi masing – masing yang melaksanakan aktivitas mereka tanpa keterkaitan satu sama lain (tanpa sinkronasi dan harmonisasi). Organisasi tanpa komunikasi dan koordinasi sama dengan organisasi yang menampilkan aspek individual dan bukan menggambarkan aspek kerjasama.

Membagi Informasi (Information Sharing)

Salah satu tujuan komunikasi yang penting adalah menghubungkan seluruh aparatur organisasi dengan tujuan organisasi. Komunikasi mengarahkan manusia dan aktivitas dalam organisasi. Sebuah informasi atau pertukaran informasi berfungsi untuk membagi kemudian menjelaskan informasi tentang tujuan organisasi, arah dari suatu tugas, bagaimana usaha untuk mancapai hasil dari pengambilan keputusan.

Menampilkan Perasaan dan Emosi

Di dalam organisasi terdapat sekumpulan manusia yang bekerja sendiri maupun bekerjasama dengan orang lain. Mereka mempunyai kebutuhan dan keinginan, perasaan dan emosi yang harus di ungkapkan kepada orang lain.

Komunikasi organisasi dalam pendidikan islam

Komunikasi Organisasi Dalam Pendidikan Islam Islam adalah agama universal yang ajaran-ajarannya berlaku pada semua tempat dan sepanjang zaman. Sebagai agama wahyu, Islam mengatur seluruh aspek kehidupan duniawi dan ukhrowi. Ajarannya mencakup seluruh aspek kehidupan individu, keluarga, masyarakat dan bangsa, baik tentang akidah, ibadah, akhlak dan mu’amalah. Bahkan kuantitas dan kualitas kehidupan di dunia akan menentukan tempat dan corak kehidupan di akhirat. Karena itu, Islam merupakan ajaran yang menjadi rahmat bagi sekalian alam (rahmatan lil ‘alamin), menciptakan keselamatan, ketentraman dan kebahagiaan bagi semua makhluk Tuhan di alam semesta ini.

Kemudian komunikasi sangatlah penting bagi seseorang untuk mengekpreskan dirinya, dalam berbicara dengan lawannya, bahkan dapat mengembangkan suatu karakter kepribadiannya, dalam interaksi sosial. Dalam komunikasi diharuskan untuk mengetahui ilmu komunikasi dengan baik dan benar, agar ketika berbicara, ada Bahasa yang harus ditemptkan dalam wadahnya. Misalnya dalam berkomunikasi dengan atasan, keluarga, dan teman. Karena setiap yang seseorang yang diajak berkomunikasi ada Bahasa yang berbeda untuk digunakan. Bisa di sebut dengan istilah formal dan informal.

Salah satu proses komunikasi dalam alqur’an adalah berdialog. Ada beberapa etika berdialog dalam alqur’an, yaitu:

Dalam QS. Al-Rahman : ayat 1 – 4. Artinya: (Tuhan) yang Maha pemurah, Yang telah mengajarkan Al-Qur’an. Dia menciptakan manusia. Mengajarnya pandai berbicara. (QS. Al-Rahman : 1 – 4)

yakni (QS. An-Nisa: Ayat :9): Artinya: Danhendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.

Dalam (QS. Al-Israa’: 28). : Artinya: “Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan, maka katakanlah kepada mereka ucapan yang pantas”.

Dalam ayat Al-Qur’an (QS. Al-Isra ayat 23) : Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan jangan engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perktaan yang baik”.

dalam ayat Al-Qur’an (QS. Al-Ahzab ayat 32) : Artinya: “Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah Qaulan Ma’rufa –perkataan yang baik.”

Sudah dijelaskan Etika dalam prespektif islam, bahwa dalam komunikasi organisasi memiliki etika dalam berdialog, bahwa islam memandang perkataan yang baik akan mencerminkan kepribadian yang baik.

Oleh karena itu pendidikan islam sangatlah penting untuk membentuk karakter Islamiyah pada jiwa seorang mukmin, ajaran yang dibawa pada pendidikan islam membantu sesorang untuk mengenal lebih dekat dengannya tuhannya. Tidak hanya mengajarkan aspek-aspek ketuhanan, pendidikan islam tentang etika dalam berdialog, tentang menghormati satu sama lain. Agar dapat membentuk suatu sosial yang harmonis.

Di al-qur’an sudah dijelaskan bahwa dalam berdialog ada etika yang harus kita patuhi karena pedoman umaat muslim berpegang dalam al-qur’an dan Sunnah.

Kesimpulan

Berdasarkan bahasan di atas dapat diketahui bahwa komunikasi mendapat perhatian sangat besar dalam agama Islam dan mengarahkannya agar setiap muslim memakai etika islami dalam berkomunikasi. Hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya ayat-ayat yang berkaitan dengan etika komunikasi, baik dalam Al-Qur’an maupun hadits. Islam sebagai wahyu yang diberikan oleh Allah mengajarkan kepada umatnya agar mampu berkomunikasi dengan baik sesuai dengan akidah yang telah diajarkanya dengan pedoman Al Qur’an sebagai sandaran. Sebab hanya manusialah satusatunya makhluk yang oleh Allah diberikan karunia untuk mampu berbicara.

Dengan kemampuan tersebut manusia mampu dan memungkinkan untuk dapat membangun suatu hubungan social dengan berkomunikasi. Dalam berkomunikasi Allah telah memberikan petunjuk bagi hambanya, agar dalam berkomunikasi mereka mampu menjalin komunikasi yang baik. Komunikasi yang sesuai dengan ajaran Al Qur’an dengan segenap prinsip-prinsip didalamnya dan dengan etika-etika tertentu akan menjadikan komunikasi dapat membuat komunikasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan, tujuan dalam berkomunkasi dapat tercapai, sehingga komunikasi dapat dikatakan baik. Dalam menjalankan kehidupannya, manusia memerlukan komunikasi agar proses kehidupan mereka dapat berlangsung.

Manusia tidak hanya bisa berkomunikasi dengan sesamanya, namun manusia juga perlu berkomunikasi dengan tuhannya dan berkomunikasi dengan alam semesta. Selain itu dalam komunikasi manusia diharuskan untuk bisa berorganisasi didalamnya agar mendapatkan wawasan, serta relasi yang banyak untuk masa depan.

daftar pustaka
http://ejournal.staindirundeng.ac.id/index.php/tadib/article/download/260/172
https://media.neliti.com/media/publications/164422-ID-etika-komunikasi-dalam-persfektif-islam.pdf
http://digilib.uinsby.ac.id/19111/5/Bab%202.pdf
materi kuliah komunikasi bisnis