Perangi Miras, Kapolda Ancam Copot Kapolsek yang Lalai

0

Jatim – Upaya memerangi produksi dan peredaran minuman keras (miras) palsu dan oplosan, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin memberikan instruksi cukup keras, yakni mengancam akan mencopot jabatan Kapolsek di wilayah Jawa Timur yang lalai dalam hal pengawasan dan penindakan produksi dan peredaran miras di wilayahnya.

“Di era jaman now (saat ini, red) ada yang mati karena miras. Kalau narkoba saja mati perlahan, kalau miras bisa langsung mati. Untuk itu, saya perintahkan perang terhadap miras. Tidak menangkap, akan ada sanksi nanti buat Polsek. Jika ada kapolsek yang main, copot kapolseknya,” tegas Kapolda saat ditemui di Mapolda Jatim, Rabu (25/4).

Kapolda memerintahkan segenap jajaran agar serius memberantas peredaran miras. Bahkan, ia mengancam akan mencopot anggotanya jika diketahui berada di belakang bisnis peredaran Miras. Bukan tanpa alasan, perang terhadap peredaran barang haram itu dilakukan karena dampak mengkonsumsi Miras sangat luar biasa.

“Miras mengakibatkan korban mati serempak dimana-mana. Terakhir baru, kemarin kejadian meninggal dunia tiga orang di Pacar Keling dan ditangani Polrestabes Surabaya. Kemudian terjadi di Tanjung Perak, korban 3 orang tapi yang satu menolak untuk dilakukan otopsi,” lanjutnya.

Ditambahkan Kapolda, dalam kurun 10 hari belakangan pihaknya telah melakukan operasi tumpas narkoba yang juga menyasar kasus penyalahgunaan Miras. Selama operasi tersebut, Polda berhasil menyita sekitar 50.070 ribu botol miras berbagai jenis, baik oplosan maupun ilegal.

Puluhan ribu botol miras yang berhasil disita itu, lanjut dia, akan dimusnahkan di Mapolda Jatim pada hari Jumat (27/4) esok. Dari data yang disampaikan Kapolda, bahwa selama bulan Januari hingga Maret 2018. Pihaknya telah menangani 1.313 kasus terkait miras.

(Yok/Ning)