Perkawinan Belum Tercatat dinegara, Ikut Isbat Nikah, ini Syaratnya

0
Ilustrasi

Depok – Kepala Kantor Kemenag Depok, Asnawi mengatakan Pemerintah Kota Depok melalui Disdukcapil bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Pengadilan Agama telah membuat program, mengajak semua warga Depok yang belum memiliki dokumen perkawinan untuk mengikuti Isbat Nikah massal gratis.

Menurut Asnawi, program ini dilakukan bagi mereka yang belum mendaftarkan pernikahannya secara hukum dan negara bisa melakukan isbat nikah. Umumnya yang isbat nikah adalah pasangan yang menikah siri atau menikah secara agama namun pernikahannya belum tercatat di negara,” katanya kepada sketsa Via What APP (18/8)

Dikatakan Asnawi, Istilah nikah massal ini dipenggadilan agama ( PA )adalah sidang isbat, yang berarti sidang penetapan. Mengenai syarat-syarat untuk sidang isbat tersebut ada empat persyaratan yang harus dilengkapi yakni, surat permohonan, kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan wali serta saksi di saat nikah.

Progran pelaksanaan isbat nikah merupakan layanan dari Disdukcapil kepada warga Depok khususnya yang tidak mampu untuk mendapatkan kelegalan secara hukum tentang pernikahannya. Pihaknya memfasilitasi agar masyarakat terlayani dan dilakukan secara gratis.

“setelah proses isbat selesai mereka langsung mendapatkan buku nikah dan anaknya yang belum punya akta kelahiran juga bisa langsung dapat”, katanya

Adapun lanjut dia, Fungsi KUA, adalah mencatat hasil putusan pengadilan, jika putusan pengadilan sebagai tanda di sahkannya pernikahan tersebut atau di setujui, maka KUA akan mencatatkan pernikahan tersebut, tetapi jika hakim atau pengadilan menolak, maka KUA tidak bisa mencatatkan pernikahan tersebut.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, dengan adanya Pandemi Covid-19. Program isbat nikah gratis untuk sementara ditiadakan, namun jika masyarakat belum memiliki dokumen perkawinan secara hukum dan negara bisa melakukan isbat nikah ke Pengadilan Agama (PA).

Masyarakat bisa datang Langsung ke PA Depok untuk sidang isbat dengan melengkapi persyaratannya antara lain, surat permohonan, kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan wali serta saksi di saat nikah.

“manfaatnya adalah anak dari hasil pernikahan akan terbawa dan bisa dibuatkan akte kelahiran dan dimasukkan ke dalam kartu keluarga (KK)”.tutup asnawi. (Idris)