Pesan Kajari Depok Dalam Pencegahan Penyebaran COVID-19

0
Foto : Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Depok Yudi Triyadi bersama jajaran kepala seksi Kejari Depok

DEPOK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok terus mendukung program Pemerintah dalam upaya menekan angka penyebaran virus corona (COVID-19). Upaya tersebut mulai dari menyediakan alat pengukur suhu tubuh di pelayanan publik, imbauan kepada masyarakat untuk menjalani pola hidup bersih dan sehat, tetap di rumah serta hindari tempat kerumunan dan jaga jarak.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengatasi penyebaran COVID-19. Apalagi kasus COVID-19 bertambah di Kota Depok. Berdasarkan peta sebaran COVID-19 di Kota Depok pada Rabu, 25 Maret 2020, jumlah kasus COVID-19 bertambah dari 15 orang menjadi 19 orang. Selain itu, dalam beberapa kategori juga terjadi peningkatan.

Lewat unggahan video YouTube yang berdurasi 6 menit, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Depok Yudi Triyadi bersama jajaran kepala seksi menghimbau agar masyarakat tetap di rumah dan menjaga kesehatan serta menghindari keramaian menekan penyebaran COVID-19.

“Jaga kesehatan dan hindari kerumunan. Dengan tetap berada di rumah berarti masyarakat membantu pemerintah dalam upaya menekan penyebaran virus corona,” pungkasnya.

Kajari Depok juga meminta masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial terutama dalam menyebarkan informasi Hoaks terkait COVID-19.

“Masyarakat harus mengenal hukum dan tentunya menjauhi hukuman. Jaga diri kita, keluarga kita, dan mari bersama-sama berdoa agar semua cobaan ini bisa dilewati. Jaga diri, jaga juga sesama dari COVID-19. Kami disini untuk Indonesia hebat, anda dirumah untuk Indonesia sehat,” pesan Kajari Depok.

Tak hanya itu, jajaran para Kepala Seksi (Kasi) Kejari Depok memberikan tips untuk menghindari virus COVID-19. Diawali Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubagbin) Teuku Luftansyah menghimbau agar masyarakat selalu gunakan masker bila demam dan batuk, serta terapkan etika batuk.

Kedua, Kasi Intelijen Herlangga W. M. menghimbau, agar masyarakat dan khususnya pegawai kejaksaan untuk tetap rajin mencuci tangan menggunakan sabun atau Hand Sanitizer guna menghindari penyebaran virus Corona.

Ketiga, Kasi Pidana Umum Arief Syafrianto menghimbau, batasi menggunakan transportasi publik kecuali dalam keadaan mendesak. Serta, menghindari kerumunan dan tempat keramaian maupun pertemuan kelompok.

Keempat, Kasi Pidana Khusus Harry Palar berpesan agar ikuti panduan resmi dan perkembangan informasi tentang virus Corona, bertujuan terhindar dari informasi Hoaks.

Kelima, himbauan Kasi Perdata dan TUN Rully Trie P., agar masyarakat menjaga jarak minimal satu meter atau lebih dengan orang lain. Juga, hindari kontak langsung seperti, bersalaman atau cium pipi kanan dan kiri.

Selanjutnya, pesan dari Kasi Barang Bukti Ivan Rinaldi jika Anda merasa tidak sehat jalani isolasi mandiri di rumah. (Jimmy)