Pola Pikir Yang Harus Diubah

0
Foto : Ist

Pola pikir apa yang harus diubah ? yaitu pola pikir yang selalu mencari kambing hitam atas apa problematika yang kita alami. Selalu menghindar dan tidak selesai dengan permasalahan diri sendiri.

“Hal yang urgen yang dibutuhkan untuk mengubah manusia adalah mengubah pola pikirnya”. (Abraham Maslow)

Banyak dari kita yang tergelincir pada sebuah kesalahan. Kita sering berfikir akan mengalami suatu kesuksesan dan perubahan menjadi lebih baik dengan berpindah tempat. Dengan kata lain, sebenarnya kita hanya mengikat kesuksesan itu dengan perubahan tempat dan keadaan.

Sesungguhnya hal itu adalah omong kosong, sejatinya hal yang harus diubah adalah akal yang digelantungi oleh pemikiran seperti itu. Selagi akal kita masih berpola pikir seperti itu, maka perubahan yang ada tidak memiliki pengaruh apa-apa.

Saya tidak memungkiri bahwa perubahan lingkungan terkadang dapat membawa sebuah kebaikan. Akan tetapi, kebanyakan hal itu hanya merupakan wahana pelarian untuk menjauh dari berbagai rintangan-rintangan yang ada dalam hidup kita.

Kita mengharapkan dengan merubah lingkungan dan keadaan dapat menyelesaikan problematika kita, namun pada realisasinya hidup belum juga berubah. Disilah saya paham bahwa perubahan tersimpan dalam diri, bukan terletak pada lingkungan yang mengelilinginya. Sesungguhnya manusia hanyalah produk pemikiran dan keyakinan.

Filsuf asal irlandia, George Bernard Shaw, berkata “ Orang yang tidak mampu mengubah pola pikirnya, maka dia tidak akan mampu mengubah sesuatu pun.”

“hari ini aku melihat bahwa diriku masih menjadi orang yang paling sedikit dalam berfikir dari apa yang ingin kupikirkan. Dan hari ini aku melihat bahwa diriku masih sedikit berjalan dari apa yang harus aku tempuh. Juga, aku melihat bahwa diriku sangat sedikit membaca buku dari buku yang ingin kubaca. Serta aku melihat bahwa diriku masih sangat sedikit bersilaturahim ke teman-teman dari yang ku jumpai”. (John George)

Begitu banyak tujuan yang ingin kita capai, Jika kegagalan meyapa kita dan menyerang kita, maka kita harus berusaha meniti jalan kesuksesan dan kemajuan tanpa harus menunggu perubahan keadaan maupun tempat. Sungguh, kita akan mampu melakukan hal yang lebih baik dan bermanfaat.

Maka dari itu, kita musti mengubah pola pikir dan keyakinan kita. Kita harus memakai baju keoptimisan dan kebulatan tekad. Kita harus mulai menghadapi arus kehidupan ini dengan hati yang besar, tanpa takut dengan kekalahan.

Oleh : Dela Eka Murnialis Mahasiswa STEI SEBI