Polemik Kasus Sertifikat Tanah Desa Panji Kidul Dikuasi Bapak Tiri, Kini Menemukan Titik Terang

0

Situbondo, | Sketsaonline.com-Di beritakan sebelumnya terkait polemik kepimilikan sertifikat tanah warga Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo.

Polemik sertifikat tanah atas nama Sutiyani yang dikuasi oleh Bapak tirinya “Paeno” selama satu tahunan menjadi tanda tanya ketika ibunya meninggal Dunia.

Setelah mengadukan kasusnya ke Lembaga Besar di Situbondo Gp Sakera. Koordinator Kecamatan Panji Hari Pujiono, Koordinator Wilayah se tapal kuda Gp Sakera dan S-One ( Suara Satu ), langsung menindak lanjuti mendatangi kantor Kepala Desa Panji Kidul untuk mendampingi Sutiyani mengadakan mediasi yang di janjikan Kepala Desa sebelumnya, Senin,(06/07/20).

Namun setelah kepala Desa panji kidul mengumpulkan semua yang bersangkutan sedikit ada perdepatan soal pembagian harga jual tanah dan harga jual rumah, biar tidak tambah rumit permasalahanya, dari kedua belah pihak bersepakat membuat surat pernyataan bersama.

Yang isinya, bahwa Paeno bapak tiri dari Sutiyani dan Ida tidak berhak mendapatkan bagian tanah dari harga jual tanah tersebut yang di hargai 100 juta, tetap hak pemilik atas nama Sutiyani, dan harga rumah berapapun nantinya harga jualnya di bagi dua.

Budiono kepala desa panji kidul mengatakan ke Sketsa Online, iya tadi saya mengumpulkan warga saya yang mempunyai permasalah tanah dan rumahnya antara pemilik tanah Sutiyani dan pemilik rumah Paino selaku bapak tirinya, selama bertahun tahun permasalahan ini tidak kunjung selesai, Ucapnya di ruangan kantornya.

Lanjut Budiono, alhamdulillah hasil mediasi sekarang ini berkat bantuan korwil dan korcam Gp Sakera menemui titik terang penyelesaian, dari kedua belah pihak sepakat tanah dan rumah tersebut akan di jual seperti kesepakatan yang tertulis di surat kesepkaatan bersama. Sambil menunggu pembeli kedua belah pihak sepakat bahwa sertifikat di titipkan di desa dulu untuk sementara, Ujarnya.

Di tempat yang sama Korwil Gp Sakera Johan Toro juga mengatakan,Tujuan kami mendampingi ibu Sutiyani ialah ingin meluruskan permasalahan sehingga tidak ada penyimpangan permasalahan yang sudah lama ini. Saya selaku korcam dan korwil GP SAKERA sangat berterimakasih kepada pemdes panji kidul yang sdh mau bekerja sama dengan kita untuk menyelesaikan permaslahan ini, harapannya dikedua belah pihak tidak akan ada lagi permaslahan dibelakang hari, Ucapnya di ruang kepala desa.

Sementara itu sutiyani selaku pengadu mengatakan, Saya sangat berterima kasih atas bantuan Gp Sakera khususnya Korcam panji dan Korwil yang dengan ikhlas membantu menyelesaikan masalah ini, saya pun tidak pernah diminta atau mengeluarkan biaya sepeserpun jadi mereka benar benar ikhlas membantu, tuturnya dengan wajah senyum bahagia, ( Hafiz S-One ).