Polres Metro Depok Musnahkan 258 kg Barbuk Narkoba Jenis Shabu

0

Depok – Polres Metro Depok kembali musnahkan barang bukti shabu seberat 258 kg. Narkoba jenis sabu dengan total 302 Kg dari hasil pengungkapan Anggota Satresnarkoba Polres Metro Depok, yang sebelumnya sebanyak 46 Kg sudah dimusnahkan.

“Barang bukti yang kami musnahkan hari ini seberat 258 kg dengan cara diaduk menggunakan mesin molen dan dicampur dengan deterjen sabun cuci lantai yang sebelumnya sebanyak 46 kg sudah kami musnahkan”, ujar Kapolrestro Depok, Kombes Imran usai melakukan pemusnahan diarea parkir Polresto Depok Rabu (17/2).

Dikatakannya, pengungkapan kasus 258 Kg sabu dengan tersangka tiga orang di sebuah parkiran rumah sakit Pekanbaru Riau, merupakan pengembangan dari pelaku pertama satu orang di sebuah kamar hotel daerah Padang dengan barang bukti 46 Kg sabu.

“dalam kurun waktu satu bulan dengan total pelaku empat orang sebagai kurir jaringan internasional telah kami ditangkap”, ujarnya

Dalam hal ini, Kombes Imran terus berupaya dalam menindak penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polrestro Depok.

“Bagi siapa yang kedapatan menggunakan atau mengkonsumsi narkoba, jika tertangkap akan kita tindak tegas,”paparnya.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Metro Depok, AKBP Aldo Ferdian menambahkan keberhasilan anggota dalam menggungkap kasus berkat kerjasama tim.

“Kami tidak akan diam dan akan menindak tegas bagi pelaku peredaran narkoba. Kepada para pelaku yang kami tangkap terancam hukuman mati,” tegasnya.

Terhadap keberhasilan ini Satresnarkoba Polres Metro Depok mendapatkan penghargaan dari masyarakat tergabung dalam Lemkapi piagam trust award atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkoba total 302 Kg sabu dalam sebulan.

Baca juga : Polres Metro Depok dapat Penghargaan Trust Award dari LEMKAPI

Sementara itu Ketua DPRD Kota Depok TM Yusuf Syahputra mengapresiasi jajaran Polres Metro Depok yang berhasil menggagalkan peredarana Narkoba.

“Dengan berhasil menggagalkan peredaran Narkoba maka menyelamatkan sekitar dua juta jiwa manusia,” pungkasnya.