Ponpres Daarul Rahman, Bagikan 550 Paket Daging Qurban kepada Warga Sekitar

0

Depok – Semarak Hari Raya Idul Adha menjadi semangat tersendiri bagi para santri di Pondok Pesantren Daarul Rahman, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari.

Tak hanya diajarkan sifat berbagi antar sesama di masa pandemi Covid-19, para santri juga diasah kemampuannya baik dibidang keilmuan maupun sosial masyarakat.

Miki Firmansyah, Kepala SMA Daarul Rahman, menuturkam bahwa ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam menyambut Hari Raya Idul Adha, diantaranya pengajian Tarwiyah dan Arafah serta penyembelihan hewan kurban.

“Kegiatan tersebut tak lain untuk menumbuhkan rasa kepedulian santri dan mengasah kemampuannya,” ujar Miki Firmansyah kepada awak media (20/7).

Selain itu tambahnya, dalam kegiatan pengajian Tarwiyah dan Arafah serta pemotongan hewan kurban pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kami terapkan swab antigen bagi pemotong hewan kurban (jagal) sebelum masuk lokasi pemotongan. Begitu juga penyalurannya, kami salurkan kepada ketua RT kemudian ketua RT menyalurkan kepada warganya, ini untuk menghindari kerumunan,” ungkap Miki.

Sementara itu Ketua Yayasan Pondok Pesantren Daarul Rahman, Hj Qonita Lutfiyah merasa bersyukur jumlah hewan kurban yang disembelih setiap tahunnya mengalami peningkatan.

“Alhamdulillah, meskipun di tengah pandemi ini tidak menyurutkan wali santri untuk berkurban di ponpes. Tahun ini kami menyembelih 10 ekor sapi dan 32 ekor kambing,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, daging kurban yang telah disembelih kemudian dibagikan ke warga sekitar pondok pesantren.

“Setiap tahun kami salurkan lebih dari 550 paket daging kurban ke warga sekitar ponpes. Kurban ini dari santri untuk santri dan masyarakat,” terangnya.

Putri dari KH Syukron Ma’mun itu mengungkapkan, Pondok Pesantren Daarul Rahman berdiri sejak tahun 2006 dan kini memiliki 1.200 santri.

“Terimakasih kepada wali santri yang telah menyalurkan hewan kurbannya, mudah-mudahan membawa keberkahan bagi semua terutama para santri dan masyarakat,” pungkasnya. (Dris).