Puluhan Babinsa di Depok Ikuti Sosialisasi Panic Button

0
Sebanyak 95 Babinsa Kodim 0508/Depok mengikuti sosialisasi aplikasi Panic Button di Aula Makodim 0508/Depok, Kamis (16/05/2019). (Foto: Boy).

DEPOK – Puluhan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0508/Depok mengikuti sosialisasi aplikasi Panic Button di Aula Makodim 0508/Depok, Jalan Pramuka, Mampang, Pancoran Mas, Kamis (16/05/2019).

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0508/Depok Mayor Arh Erfan Yuli Saputro mengatakan, sosialisasi dilakukan oleh bagian Perhubungan Kodam (Hubdam) Jaya.

“Sosialisasi ini dilakukan menginggat masih banyaknya Babinsa yang belum maksimal menggunakan aplikasi tersebut,” kata Kasdim usai membuka acara sosialisasi.

Menurut perwira lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2004 tersebut, aplikasi Panic Button bagi para Babinsa merupakan gagasan Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono.

“Aplikasi ini baru saja diluncurkan sekira pertengahan April 2019. Ini dikhususkan untuk para Babinsa guna mendukung tugas di lapangan,” ujar Kasdim.

Serda Engky Nugroho, Babinsa Kelurahan Depok Jaya (tengah), mencoba aplikasi Panic Button yang diluncurkan Kodam Jaya. (Foto: Boy)

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Komunikasi Perhubungan Kodam (Hubdam) Jaya Mayor Chb Mochommad Yusuf Jasuli mengatakan, aplikasi Panic Button yang diluncurkan Kodam Jaya berbeda dengan aplikasi Panic Button yang dipakai pihak Kepolisian dan Pemerintah.

“Yang mendasar pada aplikasi Panic Button milik Kodam Jaya yakni tidak dapat diakses masyarakat biasa. Ini hanya diperuntukan para Babinsa guna menunjang tugas-tugas dilapangan,” kata Mayor Chb Mochommad Yusuf Jasuli usai memberikan sosialisasi Panic Button.

Menurut Yusuf, aplikasi yang didukung langsung oleh tim informasi dan teknologi serta operator yang siap siaga 24 jam tersebut, bukan untuk meminta bantuan bagi pemilik aplikasi, namun sebagai laporan Babinsa ke pimpinan.

“Aplikasi ini sebagai akses terbaru untuk melihat sejauh mana mobilitas para Babinsa di lapangan, sehingga dapat langsung terpantau oleh pimpinan,” ujarnya. (Boy)