Ratusan Warga Desa Sempol Bernasib Sial, Berkas PTSL Hilang Di BPN Bondowoso

0

Bondowoso| Sketsaonline. com – Kurangnya perhatian BPN Bondowoso terhadap Program yang menjadi Skala Prioritas Pemerintah berupa Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang di instruksikan Presiden RI Joko Widodo beserta SKB Tiga Menteri, menimbulkan polemik ditengah Masyarakat, Khususnya Warga Desa Sempol Kec. Prajekan.

Pasalnya, dari Tahun 2017 hingga detik ini ada kisaran 100 Sertifikat Tanah program PTSL milik Warga Desa Sempol belum juga diproses oleh pihak BPN Bondowoso dengan alasan berkas pengajuan hilang.

” Kami peserta PTSL Tahun 2017, sampai saat ini belum menerima sertifikat yang diprogramkan Presiden dan SKB Tiga Menteri, dan Kami sangat emosi dan tidak percaya kepada pegawai BPN Kab. Bondowoso, setelah 3 Tahun Sertifikat Tanah hingga kini belum usai, ” Ungkap Misyani salah satu warga Rt. 27 Rw.11, Selasa (30/09) di Pendopo Balai Desa Sempol.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Sempol Kec. Prajekan, Moch. Hosen membenarkan kalau ada kisaran 100 berkas permohonan PTSL Warga yang sudah diserahkan kepada tim PTSL BPN Kab. Bondowoso 2 Tahun lalu lenyap di Kantor BPN tanpa ada yang bertanggung jawab.

” Dan hingga saat ini, terlambatnya pihak BPN dalam proses Sertifikat tersebut, membuat kepercayaan Warga terhadap Kepala Desa dan panitia PTSL nyaris hilang, dan berdampak pada Program pembangunan lain yang ada di Desa Sempol Kec. Prajekan kurang di minati, karena Musi tidak percaya warga kepada pemerintahan Desa berkuran. ” Tutur Hosen.

Dia merasa pusing dengan situasi ini, mungkin kurangnya sumber daya manusia dan hukum yang menaungi program tersebut sehingga pihak BPN belum mampu menyelesaikan program PTSL dengan Maksimal, ” Bahkan pihak BPN mengatakan kalau berkas pengajuan dari Warga hilang, tanpa ada kejelasan apakah akan di ajukan ulang dengan berkas baru atau gimana,? belum ada kejelasan dari BPN selaku pihak yang bertanggung jawab akan kejadian ini, ” Ungkap Hosen Kepada Sketsa online.

Senada dengan yang di ungkapkan oleh Hendro Budi Handoyo salah satu Kasun Dusun Raden Racmat Desa Sempol, Ia menegaskan dari 900 Bidang yang di daftarkan PTSL Tahun 2017, ada 100 lebih berkas Sertifikat yang masih terbengkalai dan dinyatakan hilang oleh BPN Kab. Bondowoso tanpa jelas bagaimana solusi penyelesaiannya.

” Kami mohon maaf atas keterlambatan pelayanan ini, untuk sisanya Kami bersama pak Kades akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan sisa dari Sertifikat Tanah yang masih terkatung – Katung. ” Imbuh Hendro kepada Media ini. ( Bam” S )