Refocusing Anggaran, DPUPR Depok Optimis Perbaikan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Optimal

0
Kegiatan Forum Renja DPUPR kota Depok dilaksanakan secara virtual

Depok – Dalam rangka penanganan serta mengantisipasi dampak pandemi COVID-19, Pemerintah kota Depok telah mengambil langkah kebijakan untuk Refocusing Anggaran dalam menjalankan APBD tahun 2021.

Masa Pandemi Covid-19 , ditahun 2021 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Depok akan menggunakan anggaran lebih dari Rp.300 Miliar fokus untuk penataan dan memperbaiki saluran drainase serta infrastruktur jalan yang rusak

Sekretaris Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianti mengatakan, pada tahun ini ketersediaan anggaran DPURR sekitar Rp.300 Miliar lebih. Angka tersebut setelah terkena Refocusing (pengurangan anggaran) untuk penanganan wabah Covid-19.

“Penyesuaian anggaran akan dilakukan setelah menerima hasil dari Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan dan kecamatan”, ujarnya mendampingi Kadis PUPR Depok H. Dadan Rustandi usai giat Forum Renja DPUPR diaula Gedung PUPR Jalan Raya Bogor (17/2)

Dikatakannya, anggaran pada Dinas PUPR sebelumnya Rp.400 Miliar, namun ada kebijakan pemerintah untuk penanganan Covid-19 sehingga terpotong, namun angka pastinya belum tahu karena belum ada keputusan tetap,” kata Citra.

Dengan anggaran tersebut kata dia, untuk pembangunan infrastruktur walupun kurang maksimal namun akan dikerjakan secara bertahap, hal ini memastikan anggaran cukup untuk kebutuhan rehabilitasi jalan dan drainase diseluruh wilayah kota Depok

Namun demikian pihak DPUPR optimis perbaikan infrastruktur dan penataan banjir serta longsor diDepok dapat berjalan optimal”, katanya

Selain itu lanjut Citra, DPUPR memastikan ada dua program yang akan difokuskan.untuk perbaikan infrastruktur jalan dan penataan trotoar, anatar lain di Jalan Margonda dan Grand Depok City (GDC)

Kemudian ada program lain yang juga akan lebih difokuskan, yaitu untuk penanganan longsor dan banjir.

“Tahun ini pihaknya juga akan fokus pada pekerjaan pembenahan drainase, maupun pembuatan turap pada wilayah yang rawan longsor,” tandasnya.

Seperti diketahui masa pandemi Covid-19, kegiatan Forum Renja DPUPR kota Depok dilaksakan secara virtual dan tatap muka. Tamu undangan yang hadir dibatasi hanya 30 orang.(DOT).