RSUD dr Husni Thamrin Natal Belum Jalin Kerjasama Dengan BPJS Kesehatan

0

Mandailing Natal – Rumah Sakit Umum Daerah dr. Husni Thamrin Natal, Kabupaten Mandailing Natal hingga kini tidak melayani Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sangat disayangkan RSUD milik Pemerintah daerah ini tidak mendukung Program Pusat dengan tidak menerima pasien kartu JKN-KIS dari BPJS Kesehatan yang mayoritas pengguna warga kurang mampu.

Direktur RSUD dr. Husni Thamrin Natal, dr. Mhd. Faisal Situmorang ketika ditanyakan mengenai layanan BPJS Kesehatan tersebut mengatakan bahwa pihak RSUD saat ini masih belum bisa menerima pasien pengguna BPJS kesehatan

“Pihak BPJS Kesehatan belum ngecek ulang ke RSUD dikarenakan adanya pandemi Covid-19”, ungkapnya saat dihubungi melalui pesan What APP (WA) (29/5).

Menurutnya Bagi pasien yang kurang mampu diarahkan memakai Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah) dengan melengkapi berkas administrasi berupa Surat Keterangan Kurang Mampu dari Kelurahan/Desa.

“Bagi pasien kurang mampu untuk saat ini bisa menggunakan Jamkesda dan dilengkapi SKTM”. Ungkap Faisal.

Pada kesempatan lain, Erwin perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan, melalui pesan singkat selularnya membenarkan bahwa RSUD dr. Husni Thamrin Natal Kabupaten Mandailing Natal hingga belum mengajukan kerjasama kembali dengan pihak BPJS Kesehatan.

“Menurutnya hingga saat ini pihak RSUD belum ada pengajuan kerjasama kembali ke pihak BPJS Kesehatan. Untuk info lebih lanjut kewenangannya dapat menghubungi Direktur RS atau Dinas Kesehatan Madina pak” isi pesan Erwin.

Namun ketika ditanya soal “ngecek ke pihak Rumah Sakit” beliau menjawab dengan ucapan yang sama bahwa sampai dengan saat ini kami belum menerima pengajuan kerjasama beserta syarat-syarat pendukungnya,

Terkait pengecekan status sudah atau belumnya melakukan kerja sama antara pihak RSUD dan BPJS Kesehatan, atau dalam bahasa kami ‘Credentialing’ lanjut Erwin, hal itu adalah tahapan berikutnya setelah persyaratan administratif terpenuhi. Mungkin saja pihak manajemen Rumah sakit masih proses untuk melengkapinya.

“Setiap Rumah Sakit yang mengajukan kerjasama dengan BPJS dapat dikatakan telah bekerjasama apabila sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang sudah diatur”papar Erwin.

(M. Ali Iskandar).