RTH Dalam Tata Kota Sangatlah Penting Sebagai Kawasan Resapan Air

0

Depok – Keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) dalam sebuah tata kota sangat penting,selain membuat lingkungan tampak hijau dan segar adanya urban open space ini di fungsikan sebagai kawasan resapan air sehingga dapat meminimalisir terjadinya banjir saat musim hujan bahkan kekeringan di saat musim kemarau.

Taman dapat di fungsikan sebagai objek wisata serta sarana edukasi, dengan dilengkapi berbagai fasilitas bermain bagi anak-anak maupun fasilitas lainnya yang bermanfaat bagi warga sekitar,” ujar Indra Kusuma Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi Alam (TLKA) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.

Dikatakan Indra,pihaknya terus mengoptimalkan penataan taman dengan menargetkan pembangunan taman di 63 Kelurahan seluruh Kota Depok.

“Penataan taman di Kota Depok sampai tahun 2020 sudah ada 86 taman, di tambah tahun 2021 telah merampungkan 6 (enam) taman kelurahan sehingga total menjadi 92 taman,untuk penataan taman tingkat RW sudah diserahkan pihak kelurahan,” tuturnya.

Sebagai upaya mengejar ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Depok,Ia berharap,di tahun 2022 dapat terbangun taman di seluruh penjuru Kota Depok.

Selain itu, Pemerintah juga berencana melakukan penataan taman leli yang lebih ke taman konservasi yaitu taman kehati atau taman keanekaragaman hayati, minimal luasnya 3,5 hektare.

“Mendatang lebih pada penanaman keanekaragaman hayati ruang terbuka hijau sebagai serapan air, sehingga bisa menjadi tempat edukasi tanaman kehati”,katanya.

Pihaknya terus berupaya menata taman leli secara bertahap, karena masih belum bisa dengan anggaran besar, saat ini anggarannya lebih ke wilayah kelurahan yang belum memiliki taman.

“Untuk wilayah Depok Jaya sudah cukup banyak, namun pihaknya akan terus berupaya mengiotimalkan penataan taman eli secara bertahap”.tandasnya. (dot)