Ruas Jalan Menuju Jembatan Pitara dibuka, Malah Kisruh

0

Ruas Jalan Pitara
Depok – Dampak dibukanya ruas jalan Pitara yang diberlakukan hanya untuk kendaraan roda dua malah bikin kisruh.

Hal ini terjadi atas tidak setujunya sopir angkutan kota 07 yang merasa keberatan jika jembatan tersebut dibuka hanya untuk KR 2 saja.

Berdasarkan info yang saya dapat bahwa sopir angkot merasa keberatan jika pembukaan akses jalan yang melalui jembatan Pitara dibuka hanya untuk KR2.

“Kalau mau dibuka ya buka total, atau jika tidak ya tutup sekalian”, kata Juli salah satu warga sekitar mengutip ungkapan para sopir angkot yang merasa keberatan.

Dikatakan Juli, LPM dan pemborong juga datang hadir dalam rembukan, namun seperti tak bisa berbuat apa-apa dengan tindakan para supir angkot. Kata Juli yang turut dalam rembukan dengan para supir angkot. (24/12).

Tadi juga ada salah seorang supir bilang mendingan dibuka tgl 1 januari aja sekalian, ungkap Juli.

Menurut Juli, kami sebagai warga yang terkena dampak dari pembangunan jembatan tersebut merasa bingung dan kecewa sebab komitmen dan tanggung jawab Walikota serta pihak terkait tentang penyebutan tanggal pembukaan untuk sepeda motor pun batal dilaksanakan.

“Kami (warga) dijadikan alasan atau kambing hitam atas batalnya pembukaan jembatan. Kami sudah capek, sumpek, kebisingan, jalan rusak. Padahal yang menutup kembali jembatan itu adalah para supir angkot yang cemburu sosial”, ungkapnya.

Dikatakan Juli penutupan kembali akses jembatan itu pun bukan atas keinginan warga yang belum setuju pembukaan jembatan tersebut, justru warga menyambut riang jika jembatan pitara dibuka.

Lalu jawaban apa yang harus saya infokan kepada masyarakat jika bertanya atau komplain tentang kapan di buka jembatan itu.

Selain itu Lembaga pemberdaya masyarakat (LPM) pun juga tidak bisa berbuat apa-apa terhadap angkot, padahal saat penutupan kembali oleh angkot LPM ada di lokasi. Ungkap Juli dengan nada kecewa.

Dia berharap serta membawa harapan warga lainnya jembatan tersebut segera dibuka, agar suasana kampung menjadi kembali normal dan pemerintah bisa segera memperbaiki jalan yang sudah rusak parah imbas dari pengalihan arus kendaraan dari adanya penutupan pembangunan jembatan tersebut. Harap Juli.

Sementara, Manto Kepala Dinas PUPR membenarkan terkait hal tersebut, setelah koordinasikan dilapangan, maka diputuskan untuk dibuka serentak pada tgl 1 januari 2019.

“Untuk kendaraan roda dua (KR2) tetap mengikuti pengalihan jalur seperti semula”. Ujar Manto.

Diketahui Jembatan Jalan Pitara Raya, Pancoran Mas, Depok, tepatnya di belakang Masjid Al Ubudiyah, ditutup setelah adanya perbaikan jembatan oleh pemerintah melalui Dinas PUPR Depok.

Semasa proses pembangunan dan menunggu usia beton dinilai cukup, baru penutupan akses jalan menuju jembatan tersebut akan dibuka yakni pada tanggal 1 Januari 2019. (DOT)