Satu Keluarga Positif Corona Terlantar, Pemkot Depok Kurang Serius

0
Foto : Ist

Depok – Teguh P Salah Satu Warga Depok merasa kecewa bahwa pemerintah kota Depok dalam Penanganan dan pencegahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Depok kurang serius,

Menurutnya ada satu keluarga berjumlah delapan orang terkonfirmasi positif namun tidak ada respon serta penanganan serius dari berbagai pihak instansi pemerintah Depok. Bahkan tidak ada penanganan dan penanggulangan cepat untuk memutus mata rantai penyebarannya, ujar Teguh kepada sketsa Rabu malam (16/09).

Dikatakan Teguh awal Kejadian ada salah satu warga Depok diwilayah kelurahan Sukamaju baru melaporkan bahwa keluarganya setelah menerima hasil Swap di nyatakan positip Corona.

Saya langsung hubungi pihak gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana selaku juru bicara gugus tugas Depok,dan saya diarahkan untuk segera menghubungi salah satu nomor telepon Dinas Kesehatan

Namun yang didapat hanya kekecewaan. Setelah saya melapor ke pihak Puskesmas diwilayah Cimanggis, Puskesmas tersebut hanya diperuntukan untuk wilayah Tugu.

Kemudian saya diarahkan ke Puskesmas sukamaju Baru yang hanya dijaga oleh bagian admin bernama AR yang menjawab, Puskesmas Sukamaju Baru tidak ada siaga dan akan dilaporkan esok hari.

Berdasarkan penyusuran pada Rabu 16 September 2020 bahwa Puskesmas wilayah tertentu tutup dan tidak adanya penanganan covid untuk 24 jam. Ujar Teguh

Dalam hal ini lanjutnya, Penanganan dan penanggulangan pandemi Coronavirus di Kota Depok hingga saat ini masih belum maksimal, seperti apa yang pernah digaungkan penanganan covid 19 di wilayah Kota Depok

Saya sebagai warga Depok sangat tidak menyangka kinerja gugus tugas harian maupun gugus wilayah yang kurang merespons cepat dalam penanganan Pandemi covid 19 diwilayah Depok.

Selain itu saya juga sangat prihatin, satu keluarga berjumlah delapan orang ini seharusnya diperhatikan untuk diberikan penanganan yang serius oleh Pemkot Depok, namun mereka tidak mendapatkan perhatian dan penanggulangan sama sekali.

Apalagi bilamana ada kejadian yang meninggal harus dilaporkan ke mana sedangkan warga Kota Depok belum paham dan mengerti penanganan atau penanggulangan pandemik Coronavirus dari pemerintah kota khususnya tugas harian. Ucap Teguh.

Dirinya mengimbau agar Pemkot Depok lebih intensif lagi dalam hal penanganan dan pencehan pandemi Covid-19 diseluruh wilayahnya. Hal ini agar bisa mendeteksi bertambahnya pasien covid di wilayah kota depok.

Apa lagi kota Depok saat ini sudah berstatus zona merah pandemi Corona dan seharusnya pemerintah segera melakukan penanganan dan pencegahan sedini mungkin agar tidak terjadi Klaster baru penyebaran Coronavirus diDepok.

Seperti diketahui hingga saat ini kasus satu warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah melakukan isolasi mandiri dikediamannya dan masih belum mendapatkan penanganan serius serta bantuan pengobatan maupun bantuan pangan. Lanjut Teguh. (DOT)