Sebabkan Macet, Satlantas Polres Depok Batalkan Contra Flow Dishub Kota Depok

0
Kondisi jalan ARH sejak dibatalkannya contra flow oleh Satlantas Polres Depok, Minggu (08/09). Foto: istimewa

DEPOK – Satlantas Polresta Depok gunakan diskresi untuk abaikan aturan contra flow di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH) yang dibikin Dishub Kota Depok. Diskresi ini dilakukan sejak Sabtu (07/09) dan Minggu (08/09).

Kasatlantas Polresta Depok Kompol Sutomo mengatakan, mayoritas warga mengadukan dan mengeluh kemacetan di kawasan Jalan Raya Margonda dan Beji pasca contra flow diberlakukan pada 31 Agustus 2019

“Kemarin Sabtu dari pukul 10.30 sampai jam 1 malam dini hari Minggu terjadi macet parah di Jalan Raya Margonda. Tidak bisa diatasi sebab di Medan 6 (Ramanda) yang tadinya SSA di ARH dirubah Dishub jadi contra flow. Jadi merepotkan rakyat,” kata Kompol Sutomo, seperti dikutip dari TribunAsia.com, Minggu (08/09/2019).

Pantauan wartawan, contra flow yang ditetapkan oleh Dishub Depok ialah dibukanya kembali satu lajur di Jalan ARH jalur utara untuk lalu-lintas dari arah Jalan Sawangan, dan Beji yang menuju Jalan Raya Margonda. Hal ini mengakibatkan terjadi pertemuan dengan kepadatan Jalan Raya Margonda.

Sebelumnya lalin dari Sawangan, Cipayung, dan Beji melewati Sistem Satu Arah (SSA) Jalan Dewi Sartika. Contra flow tanpa berkoordinasi dan bersinergi dengan Satlantas Polresta Depok.

Padahal, kata Kompol Sutomo yang selalu aktif dan respon mengatur jalanan adalah anggota Satlantas. Sedangkan petugas Dishub tidak aktif, apalagi di hari libur Sabtu dan Minggu.

Selama ini, sudah berlangsung hampir dua tahun SSA diberlakukan di Jalan Nusantara, Jalan ARH dari arah Jalan Raya Margonda dan Jalan Dewi Sartika dari kedatangan Jalan Sawangan, Nusantara, dan Pitara Raya. SSA di jalan ARH diberlakukan mulai pukul 15.00 WIB – 22.00 WIB, sedangkan SSA di Jalan Dewi Sartika berlaku seharian penuh.

Bahkan, SSA ini sempat diprotes warga umum dan warga pedagang. Warga memperkarakan dan menggugat Pemkot Depok, Polresta Depok, dan Kejari Depok ke Pengadilan Negeri (PN). Keputusan inkracht PN Kota Depok menguatkan kebijakan SSA di Jalan ARH, Jalan Nusantara, dan Jalan Dewi Sartika.

“Menjadi aneh bila putusan inkracht pengadilan tersebut tidak dilaksanakan,” ujar Sutomo. Diskresi Kepolisian ini mengabaikan kebijakan contra flow di ARH ini adalah demi kenyamanan Rakyat yang telah memfasilitasi kami sebagai aparat negara,” jelas Sutomo..

Pantauan sejak contra flow tersebut dibatalkan oleh Satlantas, Mingu (08/09) siang hingga petang arus lalu lintas di kawasan Margonda, ARH, Beji, Pancoran Mas menjadi lancar. (Boy)