Sebagai Penyeimbang, Sebaiknya Partai Demokrat dan PKS Tetap Oposisi

0

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengatakan, sebagai penyeimbang, sebaiknya Partai Demokrat dan PKS tetap berada di jalur oposisi.

Jika Partai Amanat Nasional (PAN) berada pada oposisi bersama dengan demokrat dan PKS sesungguhnya itu sangat tepat. Jadi ada keseimbangan di parlemen.

“Tapi PAN lebih memilih dekat dengan kekuasaan ketimbang berlawanan dengan koalisi Pemerintah”, ungkapnya kepada sketsa.com (28/8)

Jerry menduga hal ini gara-gara kursi dikabinet jadi apapun dilakukan oleh PAN. Memang saat ini PAN jauh berbeda dengan era Ketum Hatta Radjasa bahkan Amien Rais.

“Alasanya Zulhas pernah duduk diposisi menteri jadi agak canggung dan janggal kalau tak duduk di kabinet. Sejak Zulhas jadi Ketum mereka maunya bermain politik “safety”, atanya.

Menurut Jerry, jika PAN masih dikendalikan Amien Rais, maka akan sulit bagi PAN untuk koalisi ke pemerintahan Jokowi.

Walau bergabung PAN harus menghindari pembahasan Amandemen UU untuk jabatan 3 periode itu haram bagi mereka yang memegang teguh konstitusi.

“Saya kira harus ada orang-orang berhaluan bipartisan dan moderat disetiap partai. Ini untuk menjegal rancangan UU yang tak berpihak ke rakyat atau hanya political interest (kepentingan politik),” tegas peneliti politik Amerika ini.

“Saya mendorong Demokrat dan PKS jadi partai kritis. Buktinya Demokrat sudah menyalib partai Golkar dalam sebuah survei baru-baru ini”tutur Jerry.

Memang kalau tak ada oposis maka demokrasi hanya jalan di tempat selanjutnya kebijakan tak pro rakyat tak ada yang menghadang.

“Saya nilai berbeda dengan Partai PAN. Memang sejak PAN dipegang Zulkifli Hasan maka partai ini tak ada kecondongan untuk oposisi tapi lebih ke arah koalisi”.

“Padahal kalau ada PAN, Demokrat dan PKS. elektabilitas PAN bakal baik jika bertahan pada oposisi,’tandas Jerry. (dot)