Sidik Mulyono : Program WiFi Gratis Merupakan RPMJD Kota Depok 2016-2021

0

Depok – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Depok Sidik Mulyono mengatakan bahwa Program WiFi gratis merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021.

Program penyediaan layanan internet ini, bertujuan menunjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19. ‘Rukun Warga (RW) di Kota Depok, Jawa Barat, sampai hari ini masih terus mendapatkan layanan Internet Wireless Fidelity (WiFi) gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok’, ujar Sidik Kepada Wartawan (20/11).

Menurut Sidik, amanah yang diemban dalam program layanan internet wifi gratis adalah dalam rangka melaksanakan misi pertama Kota Depok yaitu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan transparan.

“Dalam misi itu yang terkait dengan Diskominfo adalah layanan e-government terintegrasi dan layanan infrastruktur teknologi informatika,” ujarnya.

Dirinya juga menjelaskannya, bahwa dampak pandemi Covid-19 juga sangat terasa di bidang pendidikan, yang berakibat seluruh sekolah memberlakukan PJJ untuk para anak didiknya.

“Hal ini dirasa cukup memberatkan bagi sebagian masyarakat, karena harus membeli kuota internet,” ucap Sidik Mulyono, yang juga menjabat Koordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok.

Disampaikan oleh Sidik, bahwa dalam menjawab permasalahan warga tersebut pihaknya sempat membahas hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok bersama Wali Kota Depok.

“Diskominfo selaku koordinator Bidang Informasi dan Sosialisasi GTPPC, ditugaskan Wali Kota Depok berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, dan Dinas Sosial agar menyiapkan hal teknis dan administrasi terkait rencana pemasangan wifi untuk PJJ,” ungkapnya.

Dalam menyiapkan hal teknis, Sidik mengaku timnya sempat mencoba beberapa alternatif layanan internet untuk PJJ ini yang efektif dan mampu mencegah penyebaran Covid-19.

Dia menceritakan, timnya mulai ujicoba dengan menambahkan jumlah perangkat router ke rumah warga yang dikoneksikan secara nirkabel dari salah satu titik yang telah tersedia wifi Pemkot.

“Ternyata hasilnya kurang efektif karena sinyal internet semakin melemah. Kemudian dilakukan ujicoba kembali menggunakan perangkat outdoor wifi di ketinggian 20 meter pada salah satu titik yang telah tersedia wifi pemkot, agar dapat dipancarluaskan hingga radius 1 km,” akunya.

Inipun sambungnya, hasil tidak efektif karena sinyal internet tidak mampu diterima dengan baik dari dalam rumah warga. Akhirnya diputuskan untuk menggunakan indoor wifi di setiap wilayah RW, karena selain cepat persiapannya, juga dapat lebih merata dimanfaatkan oleh masyarakat.

Hasilnya kata dia, disampaikan kepada Wali Kota Depok melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menjadi bahan usulan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2020.

“Selanjutnya, usulan tersebut diproses dalam mekanisme pembahasan di Badan Anggaran DPRD Kota Depok, guna memastikan kebijakannya sudah sesuai dengan kebijakan RPJMD 2016-2021 serta ketersediaan anggaran,” tambahnya.

Kadiskominfo Kota Depok itu juga menyampaikan, bahwa saat ini progres pemasangan wifi berbasis RW sudah berjalan sekitar 60 persen. Namun pelaksanaan pengoperasiannya harus menunggu pengesahan APBD-P Tahun 2020 oleh DPRD setelah diperiksa Gubernur Jawa Barat.

“Kami sudah melakukan pendataan pemasangan wifi di masing-masing RW sejak akhir September 2020 melalui link google form. Namun pemasangan dan aktivasi WiFi baru dapat dilaksanakan setelah pengesahan APBD-P tahun 2020,” pungkasnya.

Adanya pemberitaan menyebut dirinya adalah penggagas program wifi gratis. Sidik menilai bahwa itu tidak tepat. Karena apapun yang dilakukan Dinas Komunkasi dan Informatika Kota Depok, itu adalah program Pemerintah Kota yang telah disetujui dan ditandatangani Wali Kota Depok. Hal itu mengingat status dirinya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tentu saya bekerja atas nama pimpinan, artinya atas nama Wali dan Wakil Wali Kota Depok ,” tegasnya.

Untuk diketahui, paslon Mohammad Idris-Imam Budi Hartono telah menyertakan program wifi gratis sebagai salah satu janji kampanyenya. Program itu ada dalam janji kampanye nomor 8. (dot)