SITUASI PANDEMI, MARI BANTU PEDAGANG KECIL DISEKITAR KITA

0

Oleh : Ahmad Farhan Mahasiswa STEI SEBI

Setiap hari, angka kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai angka 7.135 (Jakarta, 21 April 2020).
Pandemi ini berdampak sangat buruk terhadap perekonomian masyarakat disegala sektor maupun pedagang kecil seperti, Pedagang Kaki Lima,UMKM, sopir angkot dan khususnya sektor informal dan warga yang penghasilan harian.

Mas Ucup, pedagang bakso keliling mengeluh dagangannya makin hari makin sepi pembelinya. Ia yang setiap hari jualan bakso keliling dengan gerobaknya sudah hampir sebulan kehilangan pelanggan.

Sebelum terjadinya pandemi Covid-19, Mas Ucup dalam sehari bisa membawa uang pulang dari hasil dagang bakso keliling sekitar Rp. 350 ribu sampai Rp. 500 ribu. Kini penghasilan Mas Ucup turun drastis.

Ujar Mas ucup “Sekarang sepi banget,hari ini sejak keluar dari jam 08.00 pagi sampai siang ini cuma dapat Rp. 50 ribu.” (19/4/2020).

Sejak pemerintah menerapkan social distancing dan PSBB Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menutup perkantoran serta bekerja di rumah, banyak pelanggannya hilang. Kekinian warga tidak boleh berkumpul, yang kelihatan berkerumunan atau berkelompok dibubarkan oleh satpol PP dan kepolisian.

Sementara Mas Ucup harus membawa uang pulang ke rumah untuk biaya dapur rumah tangganya. Ia berharap ada bantuan dari pemerintah untuk kebutuhan dapurnya selama wabah pandemi Covid-19.

“Kalau sudah begini orang kecil kayak saya hanya bisa pasrah” Ujar Mas Ucup.