Sukanda : 51 Unit Ipal Komunal Terbangun diserahkan dan dikelola oleh KPP

0
Foto : Ipal Komunal di Kp.Malela Kel Depok.

Depok – Kepala Bidang Pemukiman Disrumkim Depok Sukanda mengatakan,ditahun 2020 untuk Program Pembangunan Sanitasi Permukiman berdasarkan target RPJMD Kota Depok sudah terpenuhi.

“pembangunan IPAL Komunal di Kota Depok hingga akhir tahun 2020 sudah terbangun 51 unit, dimana kapasitas satu Ipal mampu menampung maksimal 50 KK” ujar sukanda Kepada sketsa (20/02)

Kemudian tutur Sukanda, untuk selanjutnya IPAL komunal tersebut kita serahkan dan dikelola oleh Kelompok Pengguna dan Pemelihara ( KPP) IPAL yang dibentuk oleh Lurah setempat.

“Semua IPAL Komunal yang telah dibangun secara keseluruhan dioprasionalkan oleh KPP”, tuturnya.

Adapun kata Sukanda, (Disrumkim) kota Depok melalui Bidang Pemukiman telah mengadakan kegiatan Penilaian kepada Kelompok Pengelola dan Pemeliharaan (KPP) IPAL Komunal terbaik pada awal Februari 2020

“Untuk penilaian sendiri antara lain terkait Kelembagaan Kelompok KPP, kemudian terkait Perawatan IPAL dan penilaian Kreasi warga dalam pemanfaatan keberadaan IPAL tersebut” ujarnya.

Diselenggarakannya Kegiatan ini adalah guna mendukung program Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan yang telah dicanangkan oleh Walikota Depok, sehingga smart sanitasi di kota Depok benar-benar terwujud.

“Tujuannya untuk membangun minat masyarakat khususnya kota Depok untuk menjaga Sanitasi serta memiliki perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dilingkungan masing – masing, sehingga terciptanya smart sanitasi “ungkap Sukanda.

Lebih jauh Ia menjelaskan jika terdapat IIpal Komunal yang belum beroperasional, ada kemungkinan Ipal komunal tersebut adalah pembangunan yang terdahulu. Karena Ipal tersebut belum terbentuk pengurus KPP.

“untuk Bangunan Ipal yang sudah lama nantinya akan kami cek satu persatu untuk selanjutnya akan kami perbaiki dan dioperasionalkan lagi, kemudian dibentuk pengurus KPP di lingkungan tersebut”jelasnya

Sukanda berharap, dengan telah dibangunnya Ipal komunal dapat menyelesaikan segala persoalan sanitasi diseluruh wilayah Depok,sehingga kawasan kumuh perkotaan menjadi nyaman dan higienis.papar Sukanda.

Sementara itu Kepala Seksi Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Air Limbah Domestik pada Dinas Perumahan dan Pemukiman Depok Indra Kusuma mengatakan, ditahun 2020 Disrumkim telah menyelesaikan pemasangan septic tank individu sebanyak 848 titik .

“Alhamdulillah target ODF dengan sejumlah 848 titik pemasangan septic tank individu terselesaikan di lima kelurahan, total 16 kelurahan atau total terbangun menjadi 3435 titik septik tank.” kata Indra .

Lebih lanjut Indra mengatakan, untuk tahun 2021 pihaknya berencana membangun 948 septictank lagi, sehingga total menjadi 4383, hingga akhir 2021 untuk sampai di 33 kelurahan.

“kami optimis untuk menyelesaikan 30 kelurahan lagi agar Kota Depok mencapai wilayah bebas buang air sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) 100 persen” ujarnya.

Selain itu kata Indra, Untuk pembangunan Ipal komunal hingga tahun 2020 sudah terbangun sejumlah 51 unit.

“Ditahun 2021 untuk pembangunan Ipal komunal sementara cukup karena keterbatasan anggaran, oleh karena itu Disrumkim fokus membangun septik tank individu “,tandas Indra. (DOT)