Sungai Ciliwung Meluap, Intake Sumber Air Baku PDAM Tirta Asasta Terganggu

0

Depok – Hujan lebat yang mengguyur Kota Bogor dan Depok pada malam hari tanggal 8 Oktober 2019, menyebabkan air Sungai Ciliwung meluap.

“PDAM Tirta Asasta Depok yang 90% sumber airnya dari Sungai Ciliwung pun terkena imbas dari meluapnya Sungai Ciliwung tersebut”, kata Imas Diyah Pitaloka Menager Pemasaran PDAM Tirta Asasta Depok Kepada Sketsa Jumat (11/10/2019).

Menurut Imas, dampak meluapnya Air Sungai yang membawa ribuan sampah serta lumpur melewati Intake Sumber Air Baku PDAM, sehingga banyak matrial sampah tersangkut di pompa Intake yang berdampak Pompa Sumber Air Baku tidak bisa beroperasi secara maksimal.

“Meskipun sudah menggunakan Screen (kawat penyaring), tapi masih banyak sampah yang lolos, kebanyakan berupa sampah plastik, dedaunan dan ranting kecil, selain itu ada kandungan lumpur yang terbawa banjir pun terlampau tinggi”ujar Imas

Hingga saat ini para petugas di Intake Sumber Air Baku masih berusaha untuk membersihkan material plastik dan material lainnya yang terbawa oleh banjir. “Sejak dini hari pukul 3.00 sampai sekarang pun masih berlangsung”.lanjut Imas.

Adanya kejadian tersebut kata Imas, membuat tingkat kekeruhan sumber air baku sangat tinggi sehingga air baku tidak memungkinkan untuk di produksi. Ada Sekitar 40.000 pelanggan saat ini terganggu pengalirannya. Estimasi untuk pengaliran kembali normal belum bisa dipastikan.

“Kami dari PDAM Tirta Asasta Kota Depok menuturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas gangguan pengaliran ini”. Ucap Imas

Namun demikian lanjutnya, Sebagai bentuk kompensasi, PDAM Tirta Asasta Kota Depok mengirimkan bantuan berupa mobil tangki sebanyak 4 unit.

“Pengiriman air tangki diutamakan untuk lokasi-lokasi terjauh dari Instalasi Pengolahan Air Minum”,tutur Imas. (Idris/Heln)