Surat Keterangan Domisli Usaha Tidak diberlakukan, Ini Penggantinya

0
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP) Yulistiani Mochtar . Foto : dot

Depok – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP) Yulistiani Mochtar mengatakan bahwa, Surat Keterangan Usaha (SKU) atau (SKDU) Surat Keterangan Domisli Usaha sudah tidak lagi diberlakukan oleh pemerintah kota Depok

Hal ini diatur dalam Intruksi Wali kota Depok nomer 06 tahun 2019 Tentang Penutupan Layanan Non Perizinan Surat keterangan Usaha atau Surat Keterangan Domisili Usaha.Ujar Yulis usai Forum OPD dan Penyusunan Rencana Kerja (Renja) di Hotel Savero (21/02).

Selain itu lanjut Yulis, penghapusan SKDU ini dasarnya juga telah melalui surat mendagri nomor: 503/6491/SJ tgl 17 juli 2019.

“hal ini dilakukan sebagai bentuk penyederhanaan prosedur proses perizinan usaha, serta memberikan kemudahan berusaha bagi pengusaha yang ingin mendirikan perusahaan “,ujarnya.

Lebih lanjut Yulis mengatakan terkait penggantian SKDU saat ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak bank maupun bersama pihak kabupaten kota.

“Yang kita sepakati di Depok itu gantinya adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Lembaga Online Single Submission (OSS) yang diperuntukan bagi perusahaan kecil (UMKM)”, ujar Yulis.

Maka, diawal bulan tahun 2020 kami pihak BPMPTSP telah memfasilitasi dan mengundang para pelaku usaha UMKM untuk fasilitasi pembuat NIB .

Jika itu sudah berhasil, para UMKM tidak mendapatkan kesulitan, kami akan membuat surat edaran melalui asisten atau Wali Kota Depok, ditujukan kepada pihak Bank, bahwa SKDU sudah tidak boleh dipersyaratkan untuk peminjaman

“Saat ini kami telah berkomitmen dirapat kecil bahwa jika pihak bank bisa berkomunikasi,t kami siap menjelaskan” katanya

Selain itu lanjut yulis, jika ada warga Depok ingin melakukan kepengurusan, Seperti halnya Surat keterangan untuk pengurusan ahli waris dan lain sebagainya, itu masih bisa diberikan dengan dasar surat permohonan dari yang bersangkutan.

“itu diluar pengajuan ke pihak Bank maupun Perizinan ya..” . Tutup Yulis.(doce)