Taekwondo Indonesia Optimis Pertahankan Tradisi Emas di SEA Games

0
Ist: Kontingen taekwondo Indonesia

JAKARTA – Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) optimis mampu mempertahankan tradisi emas, dalam gelaran SEA Games 2019 di Filipina.

Kabid. Binpres PBTI yang juga manajer Tim Taekwondo Indonesia Yefi Triaji menuturkan, seluruh atlet Taekwondo Indonesia saat ini dalam kondisi 100 persen secara fisik, teknik dan mental.

Selain itu, berbekal trayout dan latihan di Korea Selatan, serta supervisi dari pengurus PBTI dan pelatih, para atlet diyakini mampu memberikan yang terbaik dalam gelaran SEA Games 2019 Filipina, serta memenuhi target yang dibebankan. Total Indonesia memberangkatkan 18 Taekwondoin dalam SEA Games kali ini.

“Minimal target yang dibebankan kepada cabor Taekwondo, yakni 2 emas dapat kita raih, bahkan bisa lebih.  Meskipun saya juga optimis seluruh atlet yang kita bawa, baik di Nomor Kyorugi maupun Poomsae semuanya berpeluang menyumbangkan medali. Ada 10 atlet di Kyorugi dan 8 atlet di Poomsae,” kata Yefi dalam rilis yang diterima media ini, Rabu (04/12/2019).

Mengenai lawan yang akan dihadapi di SEA Games, Yefi mengatakan, pelatih dan atlet sudah mengetahui untuk mewaspadai atlet tuan rumah Filipina, Thailand dan Vietnam yang kemampuannya merata dan kerap menyulitkan Indonesia.

“Di level  Asia Tenggara saat ini kekuatan olahraga taekwondo hampir merata, termasuk Indonesia yang juga terkuat di Asean, dua negara lainnya adalah Thailand, Vietnam dan tuan rumah Filipina. Kita harus mewaspadai, termasuk mewaspadai faktor non teknis yang bisa dilakukan oleh tuan rumah khususnya di Nomor Poomsae (jurus), yang setiap SEA Games, selalu ada faktor yang kontroversial,” ujarnya.

Kelas-kelas yang termasuk kompetitif dan ketat, menurut Yefi antara lain di Nomor Kyorugi kelas -54 kg putra. Di kelas ini, lanjut dia, Timnas Indonesia masih mengandalkan Reinaldi Atmanegara sebagai juara bertahan peraih emas di SEA Games 2017 Malaysia.

“Di kelas ini, kita memiliki tantangan yang luar biasa, karena diisi para atlet kelas dunia dari Thailand dan Vietnam. Tapi kita yakin, dengan prestasi pengalaman internasional Reynaldi selama ini, kita optimis di nomor ini kita masih bisa menjadi yang terbaik,” ungkapnya.

Selain Reinaldi, Indonesia dan PBTI juga berharap medali emas dari Mariska Halinda yang turun di Nomor Kyorugi putri kelas -53 kg. Di dua SEA Games sebelumnya, 2015 dan 2017, Mariska juga meraih emas. Adapula Ibrahim Zarman yang turun di Nomor Kyorugi kelas -63 kg, yang pada SEA Games sebelumnya juga meraih emas. Selain itu, ada juga Defia Rosmaniar yang pada Asian Games 2018 mampu meraih emas dari Nomor Poomsae. (Boy)