Tak Ada Sanksi Lakukan Pungli, Oknum Perangkat Desa Tegalampel Tertawa Termehek-Mehek

0

Bondowoso| Sketsaonline. com – Menyeruaknya pemberitaan terkait indikasi Pungli yang di lakukan oleh salah satu oknum Perangkat Desa Tegalampel pada program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), ternyata tak membuat ciuut nyali Kusnadi.

Dan terbukti, hingga saat ini aman-aman saja, padahal sejak mencuatnya persoalan tersebut belakangan ini malah muncul puluhan Warga lainnya yang merasa telah menjadi korban juga atas indikasi Pungli yang dilakukan oleh Kaur Pembangunan Desa Tegalampel Kec. Tegalampel itu.

Ironisnya pihak terkait terkesan melakukan pembiaran terhadap oknum perangkat dimaksud, dan tak sedikit Warga setempat menunggu respon positif dari instansi terkait khususnya Inspektorat Kab. Bondowoso prihal sanksi yang akan dijatuhkan pada oknum perangkat yang menari diatas derita kaum Dhu’afah tersebut, namun hal ini seolah seperti debu tertiup angin yang hilang dengan sendirinya.

Walaupun sudah ada pengakuan dari Kusnadi, salah satu perangkat Desa Tegalampel, kalau pungutan di BPNT itu benar adanya, akan tetapi ia berdalih bahwa uang sebesar Rp. 15 dan Rp. 25 Ribu itu untuk biaya pembetulan KSK yang terdapat kesalahan NIK pada Nama penerima manfaat.

” Kepala Desa tidak tahu kalau terjadi kesalah Nama, NIK pada penerima, dan uang tersebut untuk biaya membuat surat keterangan satu nama yang diketahui oleh Camat. ” Katanya.

Kalau memang mau di minta, ia berjanji akan mengembalikan uang tersebut kepada warga, ” Tetapi Surat Keterangan dan KSK yang ada akan Saya tarik lagi biar Mereka urus sendiri ke Desa maupun Kecamatan, ” Tutur Kusnadi.

Kusnadi juga menambahkan kalau persoalan ini erat kaitannya dengan Politik, ” Karna Saya mendukung salah satu Parpol yang di anggap tidak sama dengan warga sekitar akhirnya di angkatlah persoalan ini, maklumlah karakter Orang dirumah memang seperti itu. ” Imbuhnya.

Terpisah, Sekdes Tegalampel dan Kasipem Kec. Tegalampel mengatakan pihaknya bersama Kepala Desa sudah memanggil dan memerintahkan Kusnadi untuk membuat Surat pernyataan kesanggupan mengembalikan Uang tersebut kepada Warga, ” Tapi entah itu dilakukan apa tidak Kami akan tindaklanjuti lagi. ” Tutur Sugiono Jum’at (28/06).

Senada dengan yang di tuturkan oleh Sekdes Tegalampel yakni Bunasan, Hingga saat ini Surat Pernyataan tersebut belum dibuat oleh Kusnadi, ” Dia selalu berkilah belum punya Materai, ini lah, itu lah pokoknya ngak masuk akal, ” Pungkas Bunasan dengan kesal.

Sementara itu, Puluhan Warga yang merasa menjadi Korban Pungli hingga saat ini menunggu tindak lanjut dari pihak terkait, salah satunya warga Dusun Tegalampel, ” Di Dusun ini ada sekitar 15 Orang lebih yang mengalami hal serupa, dan bukan cuma 7 Orang masih banyak yang lainnya, tetapi mengapa belum ada kepastian terkait pungutan tersebut dan sama sekali tidak ada sanksi atas pelakunya. ” Ujar Ys (Inisial). ( Bam” S )