Tujuh Kelurahan Di Depok Sudah Bebas Covid -19

0
Tabel Sebaran kasus konfirmasi positif berdasarkan kecamatan.

Depok – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Depok kembali merilis data tarbaru kasus Covid 19 di Kota Depok. Sebagai informasi terkait angka reproduksi kasus Covid-19 dibeberapa wilayah Depok telah banyak mengalami penurunan.

Hingga hari ini, terdapat 7 Kelurahan yang seluruh kasus konfirmasi positif telah sembuh, yaitu 3 kelurahan bebas covid-19 (tidak ada kasus konfirmasi, OTG, ODP, PDP) dan 4 kelurahan bebas kasus konfirmasi positif tetapi masih ada kasus ODP, OTG dan PDP.

“Semoga kondisi ini bisa tetap dipertahankan dan diawasi agar tidak muncul kembali kasus-kasus baru”,demikian dikatakan Walikota Depok Muhammad Idris dalam keterangan resminya (29/5).

lebih lanjut Idris mengatakan hari ini dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RSUI, ada penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 4 kasus.

Adapun untuk kasus sembuh bertambah 17 orang sehingga menjadi 214 orang atau 38,8% dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada di Kota Depok.

“Angka kesembuhan ini menjadi harapan kita semua, maka dari itu diharapkan seluruh warga masyarakat memberikan dukungan kepada warga yang terdampak Covid-19, baik berupa dukungan moril, motivasi, maupun do’a kesembuhan. Selain itu, diharapkan tidak memberikan stigma negatif kepada warga dan keluarga yang terdampak”. Ujar Idris

Kemudian untuk kasus OTG yang selesai pemantauan bertambah 34 orang menjadi 1.064 orang, kasus ODP yang selesai pemantauan bertambah 92 orang menjadi 2.634 orang dan kasus PDP yang selesai pengawasan bertambah 25 orang menjadi 922 orang.

Perlu diketahui bahwa pengelolaan data surveillans COVID-19 Kota Depok, telah menggunakan bantuan teknologi informasi melalui APLIKASI PICODEP (PUSAT INFORMASI COVID-19 DEPOK), dimana sumber datanya berasal dari Kementerian Kesehatan, Dinkes Provinsi Jawa Barat, Dinkes Provinsi Jabar, Dinkes se-Jabodetabek, Laboratorium tersertifikasi yang melakukan SWAB PCR,Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik, Masyarakat melalui 112 dan 119, Pengisian Form Penyelidikan Epidemiologi secara mandiri oleh masyarakat.

Data surveillans tersebut dilakukan validasi terlebih dahulu oleh Tim Surveillans Kota Depok dan selanjutnya masuk di bank data PICODEP. Artinya data yang terkumpul dan diolah adalah data yang bersumber dari berbagai pihak, sehingga bersifat komprehensif dan lengkap, disajikan secara online. (DOT)