Turun Jabatan jadi Guru, Mantan Kepsek SMPN 23 Sukatani Depok Lapang Dada

0
Lepas sembut Kepala Sekolah SMPN 23 Depok. (Dotce)

Depok – Turun Jabatan jadi Guru, Rahmat SP.d mantan Kepsek SMPN 23 Sukatani Depok lebih memilih Lapang Dada

Turun jabatan menjadi guru itu acuannya berdasarkan penilaian pimpinan, pada tanggal 27 Desember2019 lalu ujar Rahmat usai Lepas sambut Kepala UPTD SMPN 23 Sukatani Depok .di aula SMPN 11 Sukatani Depok (24/01)

Meskipun bisa untuk dipertahankan, namun Rahmat lebih menerima dengan lapang dada

“Saya tidak akan menyalahkan siapapun, karena yang lebih mengerti hal ini adalah pimpinan, seandainya pun ada perubahan nanti kan ada SKnya”,ucap Rahmat,

Dikatakannya, sebelum menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMPN 23, pertama kali tahun 2015 menjadi Kepsek di SMPN 16 dan di SMPN 4.

Namun demikian saya tetap bersyukur karena memang tujuan awalnya adalah sebagai guru, selain itu lebih banyak waktu untuk berkumpul bersama keluarga, anak dan istri.

Adanya rotasi jabatan ini dirinya mengakui tidak untuk mempertahankan jabatannya karena itu sudah menyalahi prinsip hidup dan tidak sesuai dengan karakternya. Ungkap Rahmat.

Baca juga : 14 Kepala UPTD SMPN Depok dirotasi, Ini Pesan Kadisdik

Ditempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok M. Thamrin mengungkapkan, bahwa rotasi jabatan SMPN 23 tersebut sudah berdasarkan penilaian dari Tim penilai kinerja kepala sekolah TIM PKKS Disdik yang terdiri dari pejabat struktural dan pengawas.

“Penilaian yang dilakukan ke bapak Rahmat kurun waktu 2 (dua) tahun berturut turut dengan nilai dibawah rata-rata atau C, bahkan ditahun 2019 cenderung Kurang. Sehingga kami tidak bisa melanjutkan jika Kepala Sekolah tidak memiliki kinerja yang baik”, uajr Thamrin.

Namun demikian lanjut Thamrin, Pak Rahmat harus tetap berdedikasi di dunia pendidikan walaupun sudah tidak menjadi kepsek lagi, karena statusnya tetap menjadi tenaga penddk.

“Kepsek hanya tugas tambahan. Namun sebagai pendidik tidak ada sebutan mantan pendidik atau mantan guru. ‘guru ya selamanya dimanapun tetep seorang guru.” Ujarnya

Dirinya berpesan kepada seluruh kepala sekolah agar terus bekerja dengan baik, lakukan pembenahan dan peningkatan baik akademik maupun non akademik, karena setiap tahun ada penilaian kinerja, pesan Thamrin. (dot)