Upah Pekerja Belum Dibayar, Pengerjaan Drainase di Tapos Dikeluhkan

0

DEPOK – Pengerjaan drainase atau saluran air dilingkungan RT 05, RW 04, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok, dikeluhkan.

Sebab, pelaksana proyek yang ditunjuk oleh Dinas PUPR Kota Depok itu, belum membayar upah para pekerja.

Menurut Sugi, salah satu pekerja, sudah dua pekan pengerjaan drainase di lingkungan RT 05, RW 04, Kelurahan Jatijajar, dikerjakan. Tetapi upah para pekerja belum diselasaikan oleh pihak pelaksana proyek.

“Gaji kami belum dibayar oleh kontraktor. Selama dua minggu kami bekerja siang malam. Padahal pekerjaannya juga sudah usai, Ini semua para pekerja pada mengeluh,” ujar Sugi kepada sketsaonline, Sabtu (6/10/2018).

Ia berkeluh, akibat upah yang belum dibayarkan berakibat, kontrakan yang ia tempatinya, pun belum dibayar.

“Malu kami bang, kontrakan yang kami tempati belum dibayar. Pemiliknya sudah nagih terus,” jelas Sugi.

Menurutnya, pihak rekanan yang ditunjuk menjadi rekanan oleh Dinas PUPR yakni CV. Rio Jaya Mandiri. Jumlah besaran yang harus dibayarkan kepada para 5 pekerja, yakni sebesar Rp. 5.700.000.

“Saya berharap, pihak kontraktor segera menyelesaikan pembayaran kepada kami,” ungkap Sugi.

Sementara ditempat terpisah, Manto Kepala Dinas PUPR kota Depok mengatakan, hingga saat ini kegiatan tesebut belum ada ajuan pembayaran dari hasil pekerjaannya, dan akan dibayar setelah pekerjaan dinyatakan selesai oleh Pengawas.katanya

Namun pihak dinas juga tidak akan memberikan kebijakan pencairan/ pembayaran hasil pekerjaannya, jika pihak perusahaan belum menyelesaikan pembayaran upah tukang / pekerjanya.lanjut Manto Via What APP salular, (7/10).

Menurutnya pihak dinas juga baru mendapatkan info dari pihak rekanan dinas, bahwa saat ini mandornya pulang kampung karena ada keluarganya yang sakit. (Dris)