Urai Kemacetan Jalan Kartini, Dishub Lakukan Manajemen Rekayasa

0

Depok – Dinilai menjadi salah satu titik kemacetan parah di kota Depok, Jalan Kartini Pancoran Mas dilakukan Manajemen Rekayasa oleh Dinas Perhubungan.

Seperti diketahui, hampir sepanjang hari Jalan Kartini mengalami kemacetan parah. Hal tersebut dipicu oleh banyaknya pengedara yang tidak taat berlalu lintas.

Selain itu, pertokoan tidak teratur disinyalir menjadi salah satu biang kemacetan yang ada disekitar, seperti dikatakan Ujang Hasan (41), warga Citayam.

Setiap harinya ia berjibaku menerjang kemacetan yang ada. Tidak hanya pagi, malam pun ia terpaksa berhimpitan sesama pengendara lainnya untuk dapat melintasi jalan tersebut.

“Sudah bertahun-tahun saya melintas di jalan ini, sampai saya terbiasa dengan kemacetan parah. Sempat suatu kali, dari simpang Margonda menuju Dipo saya tempuh dalam waktu hampir 3 jam,” ujar Ujang Hasan.

Ia yang bekerja di kawasan Pasar Minggu katakan bahwa ruas jalan Kartini sudah tidak memadai untuk jumlah kendaraan yang ada.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan kota Depok, Dadang Wihana Himendra sebutkan Manajemen Rekayasa yang diberlakukan di Jalan Kartini dibuat untuk mengurai kemacetan.

“Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Depok, saya menilai manajemen rekayasa ini sangat perlu dilakukan,” kata Dadang W, Senin (03/12/2018).

Ia tambahkan, data volume lalu lintas yang didapat Dishub Depok tahun 2018 menunjukan kenaikan yang signifikan.

“Kendaraan yang melintas di Jalan Kartini sudah melebihi kapasitas, sehingga kami menilai perlu ada terobosan untuk menyelesaikan ini,” katanya lagi.

Dadang juga sebutkan manajemen rekayasa yang dilakukan ialah dengan menutup sebagian ruas jalan yang biasa digunakan untuk putar balik kendaraan.

“Dua putaran didepan pom bensin kita tutup satu. Dari arah Depok dapat putar balik dekat dengan GDC. Sedangkan kendaraan yang menuju Jalan Raya Citayam harus turun memutari simpang GDC,” pungkasnya. (Dot)