Vaksin Guru di Kota Sorong Dibagi Perwilayah

0

SORONG- Kepala Humas SMK Negeri 1 Kota Sorong Drs.Hotman Ompusunggu mengatakan,tindakan Vaksin terhadap tenaga guru mulai dari guru SD, SD, SMP ,SMA/ SMK dibagi perwilayah tempat tinggal tinggal

” Jadi tindakan vaksin Covid-19 dibagi perwilayah tempat tinggal walaupun guru bersangkutan satu sekolah.Ini khusus untuk guru,” ujar Hotman Ompusunggu,saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya Rabu,(24/03/2021)

Dicontohkan Hotman,guru SD, SMP, SMA dan SMK yang satu domisili satu wilayah di vaksin di Poltekes Kota Sorong guru yang lain di wilayah tempat tinggal masing masing.

” Saya sendiri sudah dua kali di vaksin.Vaksin peetama pada tanggal 3 Maret dan vaksin kedua pada tanggal 17 Maret 2021,” terang Hotman Ompusunggu

Dijelaskan Ka Humas SMK Negeri 1 Kota Sorong Hotman Ompusunggu,peserta vaksin tidak semenamena lolos semua,setelah di data peserta vaksin kemudian dilanjutkan tindakan screning atau pemeriksaan kesehatan apakah layak peserta di vaksin atau tidak. Kalau yang bersangkutan ( guru-red) memiliki
tekanan darah tinggi atau suhu badan melebihi standart kesehatan,guru tersebut tidak di perbolehkan ikut vaksin

Bagi yang lolos selanjutnya tim medis melakukan tindakan vaksinasi,selanjutnya di observasi 15 menit di ruang khusus,setelah selama 15 menit tidak ada gangguan kesehatan peserta di perbolehkan pulang membawa kartu pertanda sudah pernah di vaksin.

Peserta yang merasa pusing setelah di vaksin atau pingsan,langsung ditangani tim medis.

Ditanya apakah ada yang pusing atau pingsan setelah di vaksin,kata Hotman,tidak ada yang pingsan semuanya sehat sehat

” Sehat semua termasuk saya ( Hotman-red) tidak ada efek samping.Hanya saat dilakukan tes kesehatan ada yang tidak lolos,karena memiliki darah tinggi sehingga belum bisa di vaksin,” kata Hotman Ompusunggu ( joharman silaen)