Wali kota Depok Ajak Warganya Senantiasa Menjadi Garda Terdepan Cegah Covid-19

0
Wali kota Depok KH Mohammad Idris

Depok – Walikota Depok KH Mohammad Idris mengajak seluruh masyarakat senantiasa menjadi garda terdepan dalam pencegahan serta memutus mata rantai Coronavirus dengan menjaga iman, dan imun.

Menurut Idris Iman dimaknai menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, sebagai kepatuhan totalitas diri terhadap protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19.

“Cara pencegahannya dikenal dengan (3M), Memakai masker, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta Mencuci tangan pakai sabun,” kata Idris.

Sedangkan Imun tambah Idris, harus dijaga dengan mengkonsumsi makanan bergizi, menjaga kesehatan mental, rajin berolahraga, dan beristirahat cukup.

Dalam konteks Iman dan Imun, imbuh Walikota Depok perilaku wajib 3M harus menjadi kebiasaan seluruh masyarakat Kota Depok tanpa terkecuali.

“Masih banyak masyarakat enggan melaksanakan 3M secara konsisten. Padahal, kepatuhan terhadap 3M mutlak menjadi prasyarat memutus rantai penularan COVID-19,” ujarnya di acara peresmian mesin ADM di Detos, Senin (21/12/2020).

Ditambahkan Idris, apabila masyarakat bisa mematuhi PHBS, 3M dan program yang sedang di sosialisasikan Iman dan Imun.“InsyaAllah tidak akan tertular virus corona.

Saat ini Satgas Penanganan COVID-19, telah membentukan Bidang Perubahan Perilaku untuk menangani permasalahan penularan virus corona dengan mendorong percepatan perubahan perilaku masyarakat agar patuh 3M, Iman dan Imun.

Tim ini diharapkan mampu menggalang kolaborasi antara Pemerintah, media, masyarakat, pelaku usaha, serta akademisi yang solid dan saling melengkapi.

Menurutnya, Program Perubahan Perilaku ini menyajikan konsep dasar perubahan perilaku apa saja yang diharapkan berubah, strategi dan sasaran perubahan perilaku di masyarakat Kota Depok.

“Pedoman Iman dan Imun ini diharapkan dapat menghasilkan kesamaan persepsi dan pemahaman bagi semua pihak yang terlibat dalam program perubahan perilaku, intinya semua masyarakat Kota Depok sudah harus merubah segalanya,” kata Idris. (dot)