Wali Kota Depok Menerima Penghargaan Manggala Karya Kencana Tahun 2020

0
Foto : Wali Kota Depok saat Menerima Penghargaan Manggala Karya Kencana Tahun 2020 Sebagai Tanda Penghargaan Bidang Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dari BKKBN

Depok – Berkaitan dengan kegiatan bidang pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana dari BKKBN. Tim penggerak PKK Kota Depok berhasil meraih apresiasi Manggala Karya Kencana Tahun 2020 dari Pemerintah Pusat.

“Alhamdulillah… Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota tim penggerak PKK mulai dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga kota, serta partisipasi seluruh masyarakat Kota Depok,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok Nessi Annisa Handari, Jumat (28/8/2020).

Menurut Walikota Mohammad Idris, Penghargaan ini merupakan salah satu hasil kerja keras seluruh lapisan masyarakat di Kota Depok yang telah ikut membantu meningkatkan kesejahteraan, pendidikan dan pembangunan di lingkungan keluarga yang dilakukan anggota kader PKK selama ini. Penghargaan itu diberikan langsung Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Dr Ir Dwi Listyawardani di kantor BKKBN, Jakarta.

“Peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dapat ditelusuri melalui berbagai indikator yang merupakan pencerminan dari pelaksanaan delapan fungsi keluarga. Hal tersebut tercantum dalam PP No 87/2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga,” katanya.

Selain itu lanjut Idris, di dalam PP tersebut ada delapan fungsi keluarga yaitu fungsi keagamaan, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi dan fungsi pembinaan lingkungan.

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat dalam upaya mewujudkan Kota Depok yang ramah keluarga dan layak anak, menuju Depok yang unggul, nyaman, dan religius,” tandas Mohammad Idris. (Hrln/Dris)