Wow! Petani di TTU Minta ATONIK 6.0 L Segera Didistribusikan

0
Sosialisasi Atonik 6.0 L oleh PT Oat Mitoku Agrio di Aula Hotel Victory Kefamenanu, Selasa (15/9/2020).

Timor Tengah Utara – Kepala Desa Upfaon, Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Tarsi Kaesnube mengaku sangat senang adanya sosialisasi produk Atonik 6.0L dari PT Oat Mitoku Agrio.

“Jadi dengan adanya produk ATONIK tersebut dapat membawa dampak baik bagi peningkatan hasil tanaman pangan pangan kami,” kata Tarsi Kaesnube dalam kegiatan sosialisasi produk Atonik 6.0 L oleh PT Oat Mitoku Agrio di Aula Hotel Victory Kefamenanu, Selasa (15/9/2020).

Tarsi menambahkan, berdasarkan penjelasan yang disampaikan oleh pemateri, ATONIK 6.0 L sangat cocok digunakan untuk bisa meningkatkan hasil pertanian yang ada di desanya.

“Karena potensi pertanian di desa kami seperti padi, jagung, kacang. Kalau produk ini digunakan disana, maka pasti akan meningkat hasil pertaniannya,” ungkapnya.

Karena itu, Tarsi berharap produk ATONIK 6.0 L tersebut supaya bisa segera dijual kepada masyarakat khususnya kepada para petani.

“Kita berharap PT Oat Mitoku Agrio segera menyalurkan produk ATONIK 6.0 L ke Desa Upfaon agar masyarakat/petani dapat menggunakan produk tersebut,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Desa Bitefa, Kecamatan Miomafo Timur, Viktorianus Naihati.

Menurutnya, meskipun belum dijual di masyarakat, produk ATONIK sangat cocok dengan potensi pertanian padi dan jagung yang ada di desa Bitefa.

“Kalau musim panas seperti ini ada juga kelompok masyarakat yang menanam tanaman holtikultura sepeti tomat, lombok, dan bawang. Jadi kalau nanti sudah dipasarkan, maka kita akan gunakan produk ATONIK ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Direktur PT Oat Mitoku Agrio Suryadi pada kesempatan yang sama menjelaskan produk Atonik 6.0 L ditujukan untuk mensukseskan program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, ATONIK 6.0 L kaya manfaat bagi tanaman diantaranya adalah sebagai biostimulan yang dapat meningkatkan imunitas dan daya tahan tanaman serta mengurangi stress pada tanaman.

“Dengan begitu manfaatnya akan dirasakan langsung oleh para petani, terlebih ATONIK 6.0 L ini dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman pangan diantaranya padi dan jagung. Sedangkan untuk tanaman holtikultura, produk ini dapat digunakan pada tanaman bawang merah, tomat, cabai dan kentang. Pada tanaman perkebunan biostimulan ini dapat digunakan pada tanaman karet dan kakao,” jelas Suryadi.

Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan IPB, terang Suryadi, ATONIK 6.0 L terbukti mampu meningkatkan hasil panen padi per hektar 25 persen, meningkatkan bobot biji kering jagung per hektar hingga 59 persen, meningkatkan hasil panen bawang merah per hektar hingga 13.5 persen, meningkatkan hasil panen tomat per hektar 41 persen serta meningkatkan hasil panen kentang per hektar hingga 76 persen

“Dengan dikenal ATONIK 6.0 L kepada masyarakat, khususnya para petani, diharapkan petani Indonesia mampu meningkatkan kesejahteraannya melalui peningkatan hasil panen produk pertanian yang mereka geluti. Dengan demikian, ketahanan pangan nasional pun meningkat,” ungkapnya.

Suryadi menambahkan, PT Oat Mitoku Agrio merupakan sebuah perusahan yang bergerak di bidang industri dan pemasaran biostumulan tanaman dan pupuk. Salah satu produknya adalah Atonik 6.0 L yang telah masuk ke Indonesia lebih dari 40 tahun. (Dot)