Yudi Triadi, Bukti Nyata Pengabdian Sosok Pemimpin Religius Kejaksaan Depok

0

DEPOK – Meskipun baru 10 bulan menjadi pemimpin di Adhyaksa Depok, namun sosok Yudi Triadi telah memberikan bukti nyata pengabdian bagi Negara dan masyarakat dalam bentuk kerja nyata dengan melakukan banyak perubahan pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Jawa Barat.

Yudi Triadi, selain bekerja juga merupakan sosok pemimpin yang religius, dermawan dan gemar berbagi kepada anak Yatim dan Dhuafa turut melekat di dalam diri seorang Yudi Triadi.

Berbagi kepada warga miskin dan anak-anak yatim dan dhuafa, sudah diterapkan Yudi Triadi sejak awal dirinya menjabat menjadi Kepala Kejari Depok.

Yudi Triadi bekerja bersama-sama dengan jajaran Kejari Depok di Tahun 2020 dengan melaksanakan enam perubahan guna pencapaian zona integritas.

Bukti pengabdian tersebut dilakukan Yudi Triadi dengan kerja .. kerja .. kerja secara ikhlas, tanpa pamrih bagi Negara dan untuk masyarakat.

Sebelum menjadi Kepala Kejari Depok, Yudi Triadi menjabat sebagai Asisten Intelejen di Kejaksaan Tinggi Jambi.

Atas bukti kerja dan pengabdiannya maka pada Kamis (24/10/2019) lalu, Yudi Triadi mendapatkan mandat untuk menjadi Kepala Kejari Depok, Jawa Barat.

Tanpa ragu disertai keyakinan yang pasti, jiwa pemimpin Yudi Triadi langsung gas pool dengan melakukan evaluasi dan konsolidasi di jajaran internal pada penghujung Tahun 2019.

Bersama jajaran Adhyaksa Depok, Yudi Triadi perlahan-lahan membenahi sarana dan prasarana Kantor.

Dengan melakukan reformasi birokrasi di Kejari Depok bertujuan agar Kejaksaan Depok menjadi wilayah bebas dari korupsi (WBK) serta wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

Adapun bukti nyata yang telah dikerjakan seorang Yudi Triadi diantaranya, membangun pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) yang baru disertai pembenahan dan merapikan halaman parkir gedung Kantor Kejari Depok yang kini dirubah menjadi ramah lingkungan dan nyaman.

“Selain pembenahan dan merapikan sarana dan prasarana gedung kantor, kami juga telah mengembangkan aplikasi perkara yang berbasis teknologi informasi mengenai status perkara, Jaksa sebuah perkara dan seterusnya,” pungkas Yudi Triadi saat ditemui di ruangannya, Rabu (5/8/2020).

Ia pun mengatakan, aplikasi pelayanan besuk tahanan berbasis teknologi juga telah dikembangkan bertujuan untuk memudahkan memberikan pelayanan bagi masyarakat.

“Dengan aplikasi pelayanan besuk berbasis teknologi ini, masyarakat nantinya tidak akan bolak-balik ke Kejaksaan Depok untuk melihat jadwal besuk maupun meminta tanda tangan dan seterusnya,” tutur Yudi Triadi.

Hal itu terwujud atas dasar mendukung keterbukaan informasi publik atas kinerja Kejari Depok menuju WBK dan WBBM.

“Rekan-rekan media maupun masyarakat juga bisa melihat hasil kerja kami di Media Sosial dimulai dari Instagram, Youtube, Facebook, Twitter dan website kami,” ujar Yudi Triadi menambahkan.

Kenapa hal itu dilakukan? Sebab, langkah itu merupakan awal untuk mendukung penataan reformasi birokrasi terhadap sistem penyelenggaraan organisasi Kejaksaan RI yang baik, efektif dan efisien sehingga masyarakat, dapat dilayani dengan cepat, tepat dan profesional.

Bukti nyata lainnya, yakni penangkapan tiga orang buronan terpidana yang selama beberapa tahun ini tidak berhasil ditangkap. Alhamdulilah, tugas itu dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat.

Di era kepemimpinan Yudi Triadi, Bidang Pidana Umum (Pidum) juga telah menuntut pidana mati tiga orang diantaranya, dua orang oknum dari Kepolisian RI dan satu warga sipil dalam perkara penyalahgunaan Narkotika Golongan I bukan tanaman yang beratnya mencapai puluhan kilogram.

Begitu pula dalam Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), bersama jajaran Kejari Depok, telah banyak memberikan bantuan hukum kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Depok.

Sementara di Bidang Intelejen, Kejaksaan Depok memberikan penyuluhan dan penerangan hukum diantaranya dengan Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

Seperti diketahui, Kejari Depok mendapatkan mandat dari Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Depok dalam hal penagihan Pajak Bumi dan Bangunan.

“Kami, Kejaksaan Depok telah berhasil dalam hal penagihan pajak bumi dan bangunan dengan nilai sebesar lima milyar rupiah sebagai upaya percepatan target pendapatan asli daerah bidang pajak daerah Kota Depok,” ungkap Yudi Triadi.

Segudang prestasi yang ditorehkan seorang Yudi Triadi berserta jajaran Kejari Depok telah membuahkan hasil. Yudi Triadi mendapatkan promosi sebagai Kepala Bagian Reformasi Birokrasi pada Kejaksaan Agung RI.

“Harapan saya, seluruh pondasi perubahan yang telah kita bangun bersama-sama agar kiranya dapat membawa Kejaksaan Depok ini mendapatkan predikat WBK/WBBM di Tahun 2020,” tandasnya. (JIMMY)